Jalur Mudik Sadang-Cikamurang, Belum Aman  

TEMPO.CO, Subang - Meski pemerintah telah berjuang menyiapkan jalur alternatif untuk arus mudik, pantauan Tempo menunjukkan jalur itu belum sepenuhnya aman dilewati pemudik. Di jalur tengah, misalnya, masih banyak jalan bergelombang cukup parah. Selain itu, minim lampu penerangan dan rambu lalu lintas.

Jalur Tengah adalah jalur yang melalui Sadang-Cikamurang dan Cijelag. Ketiganya berada di daerah Kabupaten Subang, Jawa Barat. Ini jalur alternatif saat kemacetan terjadi di jalur utama mudik, yakni jalur Pantai Utara Jawa atau Pantura.

Berdasarkan pantauan Tempo, kondisi jalan Sadang-Cikamurang lumayan mulus. Hanya, ada beberapa titik kemacetan tapi biasanya tak separah kemacetan di Pantura, yaitu di dekat pusat belanja Sadang. Jalan baru bergelombang di rute Cikamurang-Cijelag. Di daerah ini juga banyak jalan berlubang. Saban tahun, meski ada perbaikan, kondisi jalan ini cukup buruk. Yang lebih parah lagi, rute ini sebagian besar tak dilengkapi lampu penerangan, sehingga pemudik mesti ekstrahati-hati saat melakukan perjalanan malam.

Kondisi serupa juga terjadi di terusan Jalur Tengah Wado-Malangbong. Meski cukup mulus, jalan di daerah itu cukup sempit, dan lagi-lagi minim lampu penerangan.

Sejak Sabtu 11 Agustus 2012, sejumlah pemudik berkendaraan roda empat sudah mulai mengalir lewat rute ini. Brigadir Ujang, polisi lalu lintas di Cikamurang, mengatakan, "Pemudik yang melintasi Cikamurang memasuki H-9 hingga H-6 masih normal, karena arus lalu lintas diperkirakan lengang. Namun, setelah cuti bersama, antrean dari tol Sadang diprediksi mulai terjadi, kepadatan kendaraan akan meningkat tajam."

Kementerian Pekerjaan Umum mengakui masih banyak jalan di jalur alternatif mudik yang minim penerangan dan rambu lalu lintas. "Itu bukan kapasitas Kementerian PU untuk memperbaiki, tapi pemerintah setempat," ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto, Sabtu, 11 Agustus 2012.

Sejauh ini, menurut Djoko, proses pengerjaan dan perbaikan di jalur mudik masih berjalan lancar. Sebagian besar jalur mudik sudah siap digunakan. Meski begitu, masih perlu perbaikan di beberapa bagian. "Ya, enggak sempurna-sempurna banget," ujarnya.

Minggu, 12 Agustus 2012, arus mudik mulai meningkat. Ada kenaikan volume arus kendaraan sebesar 5 persen dari rata-rata harian sebanyak 15.495 kendaraan. Dhymyati, Kepala Gerbang Tol Cikopo-Kalihurip, menjelaskan pihaknya mengantisipasi dengan hanya membuka gerbang tol Cikopo searah. Dia memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-3 dengan volume 45 ribu kendaraan lebih sehari.

AHMAD FIKRI | NANANG SUTISNA | IVANSYAH | DEFFAN PURNAMA | DWI ARJANTO | ANTARA

Berita terkait:

Polisi Terapkan Contra-Flow di Pantura

Cuaca Ekstrem Bakal Warnai Mudik

Jalur-jalur Alternatif Aman Versi Perhubungan

Astra Siagakan 162 Bengkel di Jalur Mudik

KAI Mulai Operasikan Kereta Tambahan

Ini Titik-titik Rawan Macet Versi Perhubungan

Informasi Mudik Lebaran Lewat Internet

Ini Pos-pos Kesehatan di Jalur Mudik Garut

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.