Jalur Pantura Kudus tersenda akibat ada gudang ban terbakar

Risbiani Fardaniah

Jalur Pantura Timur Kudus, Jawa Tengah, hingga kini tersendat menyusul adanya gudang ban yang terbakar di tepi jalan, sehingga sempat terjadi antrean panjang ketika jalur ditutup untuk upaya pemadaman.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kamis (4/6), arus lalu lintas dari arah Pati maupun Semarang masih terjadi antrean panjang sehingga personel Satlantas Polres Kudus diterjunkan untuk membantu memperlancar arus.

"Kami sudah menyiagakan personel di lapangan. Bahkan, mereka diterjunkan sejak Rabu (3/6) malam ketika peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Kudus-Pati," kata Kasat Lantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega Ferdiansyah ditemui di sela-sela pengaturan arus di Jalan Pantura Timur Kudus, Kamis.

Saat itu, kata dia, arus lalu lintas ditutup sementara karena sedang ada upaya pemadaman sejak Rabu (3/6) malam dan baru Kamis (4/6) pukul 03.00 WIB jalur baru bisa digunakan dua arah.


Meskipun api sudah bisa dikendalikan, kata dia, arus lalu lintas memang belum sepenuhnya lancar dan masih terjadi ketersendatan hingga sekitar satu kilometer dari titik kebakaran, karena truk besar sebelumnya dihentikan dan mengalami antrean panjang.

Untuk kendaraan pribadi maupun kendaraan berukuran kecil, kata dia, diarahkan ke jalur alternatif baik dari Semarang maupun dari Pati agar tidak terjadi kemacetan panjang.

"Sementara truk dan bus sementara masih tersendat karena masih tetap menggunakan jalur utama di Jalur Pantura Timur Kudus," ujarnya.