Jalur selatan Jabar mulai dilintasi kendaraan pemudik

·Bacaan 1 menit

Jalur selatan Jawa Barat lintas Kabupaten Garut sudah mulai ramai dilintasi pemudik dari arah barat atau Bandung menuju timur atau Jawa Tengah dan daerah sekitarnya pada H-7 Lebaran 2022.

"Mudik lebih awal mulai terasa di Garut, Kapolres menyampaikan sudah ada kenaikan 20 persen arus yang melewati wilayah selatan," kata Wakil Kepala Polri Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono saat meninjau jalur selatan Jabar di Limbangan, Kabupaten Garut, Senin.

Ia menuturkan bahwa Polres Garut yang memiliki wilayah pengamanan di jalur selatan Jabar sudah siap melakukan pengamanan di jalur mudik.

Adanya peningkatan arus kendaraan itu, kata dia, tentunya menjadi perhatian semua jajaran, termasuk di tingkat polres dan pemerintah daerah untuk mewujudkan mudik aman, nyaman, dan lancar.

"Ini tentunya harus jadi pekerjaan bagi Kapolres dan forkopimda karena besok sudah mulai dekat Lebaran, kita berharap semoga mudik aman, nyaman, dan lancar," kata Gatot.

Ia menyampaikan bahwa kepolisian di wilayah Garut sudah siap melakukan antisipasi kemacetan maupun gangguan lainnya dalam pengamanan arus mudik Lebaran.

Selain itu, lanjut dia, ada aplikasi Panic Button untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan Polri saat melakukan perjalanan mudik.

"Bisa download, bisa mengetahui mana macet, mana jalur dan sebagainya, kemudian soal bengkel bekerja sama dengan bengkel untuk portabel," katanya.

Ia mengatakan bahwa kepolisian tidak hanya mengamankan arus lalu lintas kendaraan agar lancar dan aman, tetapi juga melakukan antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Langkah yang sudah disiapkan, kami minimalkan gangguan kamtibmas di wilayah Garut," katanya.

Baca juga: Pemprov Banten bentuk tim pemantau untuk perlancar arus mudik

Baca juga: Terminal Pulo Gebang mulai padat penumpang pada H-7 Lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel