Jalur Sepeda di Sudirman Berantakan Usai Diseruduk Fortuner, Ini Kronologinya

Merdeka.com - Merdeka.com - Aduan seorang pesepeda atas porak porandanya beton pembatas jalur sepeda di Jalan Sudirman yang hancur, pada Kamis (17/11) pagi pun terjawab. Dimana beton tersebut ternyata sempat dihantam pengemudi Mobil Fortuner, pada dini harinya.

"Jadi lebih kurang kemarin itu sekitar pukul 03.00 dini hari, cuaca hujan, sehingga pengendara hilang konsentrasi. Jadi Mobil Fortuner dari arah selatan, karena hilang konsen, dia banting setir," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditanya wartawan, pada Jumat (18/11) kemarin.

Syafrin mengatakan dari hasil keterangan bahwa penyebab pengemudi Fortuner banting setir karena sempat hilang konsentrasi, sehingga menghantam beton pembatas jalur sepeda.

"Dalam kecepatan tinggi membanting setir ke kiri sehingga menghantam jalur sepeda," katanya.

Meski demikian, Syafrin mengatakan jika jalur tersebut saat ini telah rampung diperbaiki termasuk juga beton pembatas jalur sepeda yang telah diletakan di tempat semula. Lalu, akibat kejadian ini tidak ada kerugian atau kerusakan dari beton yang ditabrak.

"Rusak tidak ada, ada sekitar 6 yang terlempar. tetapi memang setelah kecelakaan, beberapa itu dipindahkan, dipinggirkan," katanya.

Sebelumnya sempat dilaporkan jika pembatas jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat yang terbuat dari beton sebagai separator atau pembatas jalur porak-poranda.

Informasi ini pertama kali diketahui dari unggahan foto pesepeda bernama Pei (52). Dari foto yang terlihat, pembatas beton itu terlihat terlempar dari tempatnya semula.

Dari laporan tersebut terlihat satu pembatas yang menghalangi jalur sepeda dan lima pembatas yang berserakan di lokasi. Dia tidak tahu apa penyebab tersebut.

"Kejadiannya seperti apa saya kurang tahu," ujar Pei saat dikonfirmasi, Jumat (18/11). [rhm]