Jamaah calon haji di Mekkah akan dilayani seluruhnya oleh bus shalawat

Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Mukhammad Khanif mengatakan semua jamaah calon haji Indonesia akan dilayani seluruhnya oleh bus shalawat untuk transportasi ke Masjidil Haram.

"Seluruh jamaah haji diberikan layanan 100 persen walaupun jaraknya di Jarwal yang sekitar 700 meter dari Masjidil Haram tapi tetap dilayani," kata Khanif di Mekkah, Sabtu.

Khanif mengatakan jamaah yang dari Madinah juga akan dijemput untuk diantarkan ke Masjidil Haram dengan bus shalawat.

Jamaah calon haji kloter 1 Embarkasi Solo dan Jakarta-Pondok Gede akan bergerak dari Madinah ke Mekkah pada Minggu (12/6) untuk melakukan umrah wajib dalam rangkaian ibadah haji.

Baca juga: Sistem zonasi, petugas ditempatkan sesuai asal jamaah haji

Bus shalawat akan melayani lima sektor menuju ke Masjidil Haram. Agar jamaah tidak tersasar, bus diberi stiker bendera merah putih dan nomor sektor serta nama sektor.Selain itu, petugas akan berada di setiap halte.

Stiker atau kartu berwarna putih untuk rute Mahbas Jin-Bab Ali ditandai dengan angka 1, warna biru rute Syisyah-Syieb Amir dengan angka 2, warna hijau rute Raudah-Syieb Amir ditandai angka 3, hitam untuk rute Jarwal-Syieb Amir angka 4 dan warna coklat untuk rute Misfalah-Jiad angka 5.

Jamaah juga tidak perlu takut ketinggalan bus shalawat karena layanan bus selama 24 jam secara gratis khusus bagi jamaah Indonesia.

Baca juga: Petugas haji dengan keluhan infeksi jadi pasien perdana KKHI Mekkah

Khusus di jalur Mahbas Jin menjadi jalur umum sehingga bus shalawat bisa dinaiki oleh jamaah dari negara lain.

"Besok kita akan melakukan uji coba jalur bus shalawat untuk memastikan kesiapan bus sebelum jamaah tiba di Mekkah," kata Khanif.

Baca juga: Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah mulai beroperasi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel