Jamaah calon haji diingatkan jangan paksakan diri beribadah

Petugas Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji sektor khusus (P3JH seksus) Masjidil Haram dr Yenny Purnama mengingatkan agar jamaah calon haji tidak memaksakan diri beribadah terutama yang sunah.

"Jangan paksakan diri, utamakan yang wajib-wajib saja kalau yang sunah sekiranya semampunya saja," kata dr Yenny yang ditemui di kawasan Masjidil Haram, Mekkah, Minggu.

Ia juga mengingatkan jamaah haji seperti pesan-pesan yang disampaikan sebelumnya agar jangan lupa minum dan jangan menunggu haus karena cuaca Mekkah yang panas sama seperti di Madinah.

Cuaca dengan suhu mencapai lebih dari 40 derajat Celsius menyebabkan dehidrasi jika tidak diimbangi dengan minum yang cukup.

"Satu atau dua jam berikutnya makan kurma dengan harapan membantu menaikkan gula darah," tambah dia.

Sebanyak 746 jamaah calon haji Indonesia yang sebelumnya berada di Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain akan tiba di Mekkah pada Minggu sekitar pukul 22.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Setiba di hotel setelah menempuh perjalanan dengan bus sekitar enam jam dari Madinah, jamaah dari kloter 1 embarkasi Solo (SOC) dan kloter 1 Jakarta-Pondok Gede (JKG) beristirahat sebentar di hotel lalu ke Masjidil Haram untuk melakukan umrah wajib.

Selanjutnya, jamaah akan menunggu hingga puncak haji dengan melakukan berbagai ibadah sunah. Haji merupakan ibadah yang membutuhkan kekuatan fisik sehingga jamaah diharapkan dalam kondisi sehat.
Baca juga: Bus shalawat layani lima rute ke Masjidil Haram
Baca juga: Lembaga Muthawif Haji Asia Tenggara tingkatkan layanan haji 2022
Baca juga: 145 petugas kesehatan siap layani jamaah calon haji di Mekkah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel