Jamaah calon haji kloter pertama Provinsi Banten diberangkatkan

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melepas keberangkatan jamaah calon haji kelompok terbang (Kloter) pertama Provinsi Banten atau Kloter 02-JKG Banten embarkasi Jakarta Pondok Gede dari Masjid Raya Al Azhom Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu.

"Semoga Bapak Ibu mendapatkan haji yang mabrur. Amin," katanya.

Dalam kesempatan itu, Al Muktabar juga berharap para jamaah menjadi duta Indonesia khususnya Provinsi Banten saat beribadah haji di Tanah Suci.

Al Muktabar juga mohon kepada para jamaah haji asal Provinsi Banten untuk mendoakannya agar amanah dalam melaksanakan tugas sebagai Penjabat Gubernur Banten.

Para jamaah haji juga diingatkan untuk tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan saat beribadah meski pandemi COVID-19 melandai.

Baca juga: Kemenkes imbau calon haji batasi aktivitas sebelum keberangkatan

Baca juga: Jamaah calon haji disarankan perbanyak minum cegah dehidrasi

Pelepasan jamaah haji ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih kepada petugas TPHI. Selanjutnya, Al Muktabar melakukan pelepasan rombongan bus Jamaah Haji Kloter Pertama Provinsi Banten menuju Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Jamaah calon haji Kloter 02 - JKG Banten berjumlah 393 orang terdiri dari 389 orang jamaah haji dan 4 orang Petugas Haji Kloter (TPHI, TPIHI, dan TKHI).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Tangerang Syamsudin mengatakan, dokumen jamaah haji tahun ini selain paspor juga harus membawa sertifikat vaksinasi COVID-19.

Sementara itu Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengimbau para jamaah calon haji untuk menjaga kesehatan dari berangkat, saat beribadah, hingga pulang kembali ke Indonesia.

Baca juga: Jamaah haji mengucap syukur begitu tiba di Tanah Suci

Baca juga: Dubes: JCH sebaiknya tetap pakai masker

Baca juga: Gubernur Jatim doakan 499 JCH jadi haji mabrur dan kembali selamat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel