Jamaah gelombang kedua tetap dapat fasilitas yang sama di Madinah

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief mengatakan jamaah haji gelombang kedua yang akan ke Madinah tidak perlu khawatir karena mereka akan mendapatkan fasilitas yang sama.

"Fasilitas yang akan didapatkan oleh jamaah ketika di Madinah itu juga sama, tadi ada beberapa pertanyaan apa kami masih dapat makan apa tidak. Jamaah masih dapat makan sebanyak tiga kali sehari," kata Dirjen Hilman Latief di Mekkah, Senin.

Dia mengatakan, jamaah yang bergeser dari Mekkah ke Madinah akan tinggal di selama sekitar sembilan hari untuk melaksanakan ibadah arbain atau shalat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi dan ziarah.

Setelah itu, jamaah akan kembali ke Indonesia melalui bandara di Madinah, mereka tidak kembali lagi ke Jeddah.

Baca juga: Reisa: Kepulangan jamaah tak jadi alasan turunkan keketatan prokes

Baca juga: Sebelum dijemput keluarga, jamaah haji divaksin penguat dulu

Ia berharap, jamaah betul-betul mempersiapkan barang-barangnya dan tidak meninggalkan barang di Mekkah karena tidak akan kembali ke kota tersebut.

​​​​​Lebih lanjut dia mengatakan, jamaah haji gelombang kedua akan berangkat ke Madinah pada 21 Juli 2022. Panitia telah menyiapkan bus antarkota dengan kondisi yang baik untuk mengantar jamaah dari Mekkah ke Madinah.

Begitu juga dengan hotel tempat pemondokan sudah disiapkan untuk jamaah yang bergeser ke Madinah.

Sementara itu, jamaah haji gelombang pertama sebagian sudah kembali ke Tanah Air mulai Jumat (15/7) dari Bandara Internasional Jeddah.

Baca juga: Sosialisasi tidak bawa zamzam dalam koper terus digencarkan di Mekkah

Baca juga: Menag upayakan air zamzam untuk jamaah haji tidak hanya 5 liter

Baca juga: Hati terbelah ketika harus meninggalkan Ka'bah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel