Jamaah haji Indonesia dapat makan tiga kali sehari saat di Arab Saudi

Kementerian Agama menyatakan jamaah calon haji Indonesia akan mendapatkan jatah makan tiga kali setiap hari saat menunaikan serangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

"Tahun 2022 ini, pemerintah memberikan layanan konsumsi tiga kali setiap harinya, yaitu makan pagi, makan siang dan makan malam," kata Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Akhmad Fauzin saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin.

Fauzin yang juga Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Setjen Kemenag menjelaskan bahwa makanan akan didistribusikan ke setiap hotel jamaah calon haji sebelum waktu makan tiba.

Adapun menu makanan yang diberikan akan bervariasi setiap harinya, sejak Senin sampai Minggu. Isi makanan terdiri dari nasi, sayur, lauk, buah, dan air mineral.

"Batas mengkonsumsi untuk makan pagi pukul 11 siang, makan siang pukul 17, dan makan malam pukul 23 waktu Arab Saudi. Ini tertera juga dalam kemasan makanan. Penyajian diberikan dalam kemasan box yang sudah lolos uji standar higienitasnya," katanya.

Ia juga menjelaskan perihal kondisi cuaca di Arab Saudi yang sangat panas dapat mencapai 46 derajat Celsius pada siang hari, sementara suhu terendah 38 derajat Celsius pada dini hari.

Menurut dia kondisi cuaca yang panas harus menjadi perhatian seluruh jamaah calon haji. Mereka diminta untuk makan tepat waktu, perbanyak minum air, rutin konsumsi vitamin, dan batasi aktivitas luar ruangan.

"Jika akan keluar, lengkapi dengan alat pelindung diri dan memakai alas kaki. Jamaah calon haji kami imbau jangan menunggu haus untuk minum, mengonsumsi vitamin, dan menjaga kesehatan dengan makan tepat waktu serta dan istirahat yang cukup," katanya.

Iai menyampaikan sebanyak 23.178 calon haji telah diberangkatkan ke Madinah hingga saat ini. Kemenag kembali diberangkatkan 3.619 calon haji yang terbagi dalam sembilan kloter dari lima embarkasi pada Senin.

Masing-masing dua kloter berangkat dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede atau JKG (786 orang), Jakarta-Bekasi atau JKS (820 orang), Solo atau SOC 1 (720 orang), dan Surabaya atau SUB (900 orang), dan satu kloter dari embarkasi Medan (393 orang), demikian Akhmad Fauzin.

Baca juga: Setiap calon haji akan dapat teh hingga saus setiba di Tanah Suci

Baca juga: Daker Madinah: Agar tak bosan, jamaah haji diberikan menu variatif

Baca juga: Jamaah haji diimbau makan tepat waktu selama di Tanah Suci

Baca juga: Garang asem tempe bacem dihidangkan untuk makan malam jamaah Solo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel