Jamaah haji jangan lakukan tindakan tercela di Masjidil Haram

Sekretaris Sektor Khusus Masjidil Haram Slamet Budiono mengingatkan jamaah calon haji Indonesia agar tidak melakukan tindakan tercela dan berfoto-foto berlebihan di Masjidil Haram terutama di area tawaf.

"Dalam pelaksanaan umrah perdana jamaah diimbau tidak melakukan hal-hal yang dilarang otoritas Saudi," kata Slamet di Mekkah, Rabu.

Ia menjelaskan hal-hal yang dilarang misalnya membentangkan spanduk, membawa barang-barang yang tidak perlu untuk ditunjukkan di Masjidil Haram, mencuri hingga foto-foto berlebihan sehingga memancing petugas keamanan.

"Jika mau selfie (swafoto) yang sewajarnya saja, tidak usah berlebihan. Jangan terlalu dekat dengan askar. Apabila lakukan hal-hal yang tidak sewajarnya di Masjidil Haram, itu ada sanksi," katanya.

Baca juga: Satu jamaah calon haji Aceh meninggal dalam penerbangan ke Tanah Suci

Baca juga: Puncak haji 2022 tepat hari Jumat berpotensi haji akbar

​​​​​​Menurut dia, jika ada yang melakukan tindakan tersebut pihak keamanan atau biasa disebut askar akan menindak tegas mulai dari diinterogasi, bahkan jika pelanggaran berat bisa sampai ditahan.

Sanksi yang diberikan tergantung dengan berat ringannya pelanggaran yang dilakukan, mulai dari ditahan, tidak bisa melaksanakan haji hingga dideportasi.

"Saya ingatkan kembali kepada jamaah haji bahwa tujuan semula ke sini adalah untuk berhaji melengkapi rukun Islam kelima. Karena itu luruskan niat kita untuk betul-betul ingin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT," katanya.

Jamaah calon haji Indonesia mulai masuk ke Mekkah dari Madinah sejak Minggu (12/6) malam untuk melaksanakan umrah wajib dalam rangkaian ibadah haji 1443H/2022M.

Baca juga: Jamaah haji Indonesia dapat menu rendang hingga nasi kuning

Baca juga: Suhu Mekkah 46 derajat Celsius, jamaah haji jangan kurang minum

Baca juga: Hotel jamaah di Mekkah terbagi dalam lima wilayah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel