Jamaah haji patah tulang sudah jalani operasi

Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Mekkah M Imran Saleh mengatakan seorang calon haji yang jatuh dan mengalami patah tulang lutut sudah menjalani operasi dan saat ini dirawat di RS Arab Saudi.

"Pasien yang patah tulang lututnya sudah menjalani pemasangan klep ini sudah dirawat di RS Saudi," kata Imran di Mekkah, Selasa.

Menurut Imran, pasien yang mengalami patah di tempurung lutut akibat jatuh tersebut baru bisa beraktivitas kembali sekitar enam hingga delapan hari setelah tindakan pemasangan klep.

Imran mengatakan, setiap hari dokter di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) melakukan kunjungan visitasi kepada pasien yang dirawat di RS untuk menjembatani komunikasi pasien dengan dokter yang merawat sekaligus memberikan dukungan moril sehingga mereka termotivasi untuk sembuh.

Baca juga: Kemenag upayakan tata kelola asrama haji bisa setara hotel berbintang

Baca juga: Tawaf ifadah lebih awal, jamaah bisa naik bus ke Masjidil Haram

Selain pasien patah tulang, seorang calon haji yang mengidap gangguan jantung juga saat ini dirawat di RS Arab Saudi.

Lebih lanjut dia mengatakan, Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Mekkah hingga Senin (20/6) telah memberikan merawat 32 orang jamaah.

Jamaah tersebut sebagian besar mengalami dehidrasi sehingga menyebabkan penyakit bawaan atau komorbid yang sudah mereka miliki sebelumnya kambuh.

Baca juga: Jamaah Indonesia kembali dapat bimbingan manasik haji selama di Mekkah

Baca juga: Hotel di Mekkah sudah dilengkapi fasilitas tempat ibadah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel