Jamaah Indonesia lancar jalani shalat Jumat perdana di Masjidil Haram

Jamaah calon haji Indonesia melaksanakan shalat Jumat perdana dengan lancar di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.

Jamaah dari berbagai negara termasuk Indonesia terlihat memadati Masjidil Haram, bahkan usai shalat, antrean mengular pada keran-keran air zamzam yang tersedia di sekitar Masjidil Haram.

Jamaah berbondong-bondong mengambil air zamzam setelah shalat Jumat apalagi cuaca Mekkah yang panas rata-rata mencapai 41-45 derajat Celsius.

Selain itu, tidak sedikit jamaah yang berdoa dan juga ada yang berfoto-foto mengabadikan momen di Masjidil Haram.

Baca juga: Kantor Kesehatan Haji Mekkah jemput bola layani jamaah risiko tinggi

Petugas Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (P3JH) Sektor Khusus Masjidil Haram Yenny Purnama mengatakan kondisi usai shalat Jumat ramai oleh jamaah tapi tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan.

"Kita pantau di lapangan tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan. Kita tanyakan apakah ada yang sakit atau bingung," katanya.

Petugas P3JH juga menyiapkan air dan sandal untuk mengantisipasi jika ada kaki jamaah yang melepuh karena lantai yang panas.

"Sendal dan air kita selaku siapkan, sandal kita siapkan takut kaki jamaah melepuh dan air ini takutnya jamaah kehausan kita siapkan dan ada beberapa obat-obat emergency kalau yang dibutuhkan. Bangku lipat ini juga kita siapkan juga takut kalau ada jamaah yang capek untuk tempat duduk," katanya.

Baca juga: Jamaah diimbau tak bawa barang yang tak diperlukan selama di Saudi

Para petugas haji Indonesia yang siaga di sekitar Masjidil Haram seperti petugas keamanan (linjam), P3JH dan pembimbing ibadah siap membantu jamaah Indonesia.

Shalat Jumat pertama dilaksanakan oleh jamaah Indonesia yang sebelumnya tiba di Mekkah dari Madinah melakukan ibadah Arbain.

Baca juga: Satu pasien dipulangkan ke kloter dari KKHI Mekkah

Baca juga: Kemenag pastikan layanan bus shalawat beroperasi 24 jam

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel