Jambret, Siswa SMP Dihajar Massa

Laporan Wartawan Tribun Medan / Akbar

TRIBUNNEWS.COM , MEDAN - Willy Maulana (14) warga Jalan M Yakub Gang Titi Batu Kecamatan Medan Perjuangan ini babak belur dihajar massa. Pasalnya pria yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini sudah pintar menjambret diusia yang masih belia ini.

Willy ketangkap warga di Jalan Merak Jingga Kecamatan Medan Barat, Kamis (27/12/2012).

Akibatnya, ia terpaksa terbaring lemas di RS Brimod setelah mendapatkan perawatan terlebih dahulu di Rumah Sakit Imelda Jalan Bilal Kecamatan Medan Timur. Hingga saat ini korban belum membuat laporan ke Mapolsek Medan Barat maupun Polresta Medan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Mapolsek Medan Barat, kejadian ini bermula ketika Willy bersama rekannya melintas di Jalan Merak Jingga dengan mengendarai sepeda motor. Bersamaan, mereka melihat dua wanita sedang membawa tas sandang yang juga mengendarai sepeda motor.

Melihat hal itu, Willy dan rekannya tergiur. Dengan cepat, mereka memepet kedua wanita itu. Usai dipepet, Willy yang diboncengan, merampas tas salah satu wanita itu dan langsung melarikan diri. Pantang menyerah, wanita itu mengejar kedua pelaku sambil berteriak rampok. Kejar-kejaran pun terjadi.

Teriakan wanita itu mengundang perhatian warga sekitar yang juga turut mengejar kedua pelaku tersebut. Gugup dikejar, kedua pelaku tiba-tiba terjatuh ke badan jalan. Melihat itu, warga langsung menghampirinya. Takut dihajar massa, rekannya Willy melarikan diri dengan mengendarai sepeda motornya dan meninggalkan Willy.

Tanpa dikomandoi, warga langsung menghajar Willy hingga babak belur. Puas menghajar, bocah yang bersekolah di Taman Harapan ini diboyong ke Sat Sabhara Polresta Medan Jalan Putri Hijau. Oleh petugas, Willy disarankan ke Mapolsekta Medan Barat dan warga pun membawanya.

Namun, karena luka yang dialami Willy cukup serius, iapun dibawa ke RS Imelda. Usai mendapatkan pertolongan pertama, Willy kembali dibawa ke RS Brimob.

Saat ditanya petugas, Willy mengaku sudah 3 kali melakukan aksi jambret. "Sudah tiga kali pak. Saya melakukannya di Lapangan Merdeka, Jalan Thamrin dan yang terakhir di Jalan Merak Jingga ini," katanya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Syarifur Rahman SH Sik mengatakan, hingga saat ini korban belum membuat laporan pengaduan. "Korban belum buat laporan. Pelaku juga lagi di RS Brimob untuk mendapat perawatan," kata mantan Kanit Reskrim Polsekta Helvetia ini.

Baca  juga  :

  • Pemilihan Gubernur Sulsel
    Pemuda Muslim Indonesi Makassar Ke Garuda-Na 24 menit lalu
  • Pilwako Palembang Romi Pinang Harnojoyo 36 menit lalu
  • Ratusan Honorer "Serbu" Pemkab OKU Timur 38 menit lalu
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.