James Blake bela kekasihnya terkait tuduhan sindrom Munchausen

James Blake mendukung Jameela Jamil dalam perang melawan mereka yang mengklaim bahwa bintang The Good Place itu telah berbohong tentang penyakit dan cederanya dengan pernyataan tentang benjolan dan bekas luka yang dilihatnya secara langsung.

Penyanyi itu menggunakan Twitter pada Jumat untuk membela kekasihnya setelah Jamil berbicara tentang "dimanipulasi secara psikologi sehingga mempertanyakan kewarasannya" pada Rabu.

Dalam cuitannya sendiri, aktris dan aktivis tersebut memberikan perhatian pada perjuangannya melawan Ehlers Danlos - penyakit tak terlihat yang memengaruhi kulit, persendian, dan pembuluh darah - setelah dituduh memiliki sindrom Munchausen oleh orang-orang secara daring.

Sekarang, Blake menjelaskan bahwa dia melihat rasa sakitnya. Sindrom Munchausen adalah gangguan mental dimana seseorang berulang kali bersikap seolah-olah dirinya menderita sakit.

“Saya di sana menyaksikan persendian yang bengkak, dislokasi, reaksi alergi yang parah, demam tinggi yang konstan. Saya ada di sana untuk saat ia gegar otaknya, kejang selama 3 bulan, dan untuk semua operasinya serta komplikasinya akibat EDS,” tulis Blake. “Saya bisa merasakan benjolan di punggungnya dari kecelakaan mobil dan melihat semua bekas luka. Saya ada di sana ketika dia menolak kesempatan kerja yang luar biasa karena keterbatasan kesehatannya. Saya benar-benar tinggal bersamanya. ”

Blake kemudian mengakui hak istimewa Jamil, yang sering dia lakukan sendiri, dan bagaimana dia menggunakannya untuk mendorong orang lain dan isu-isu lain. Namun, dia membahas peran yang dapat dimiliki oleh hak istimewa yang sama itu dalam menyamarkan penyakitnya. “Dia tampak menarik, tinggi, dan sukses bukan berarti dia tidak sakit,” tulisnya.

Banyak orang menjawab dengan mengisahkan perjuangan mereka karena memiliki penyakit yang tak terlihat seperti Jamil. Beberapa bahkan memuji Blake karena membawa lebih banyak kesadaran dan menjadi mitra yang mendukung.

Terlepas dari curahan cinta dan dukungan untuk Jamil selama beberapa hari terakhir, Blake mengklarifikasi bahwa dia belum pernah menulis apa pun sebelumnya karena dia tidak menginginkannya. Sekarang, sepertinya terlalu serius untuk diam saja.

"Kamu tidak kenal wanita ini ... Kamu tidak tahu seperti apa hidupnya, dan sudah seperti apa. Tapi saya tahu, dan saya tidak akan diam saja dan membiarkan beberapa orang asing mencoba untuk merundung kekasih saya,” tulisnya. "Itu menyakitkan untuk dibiarkan."

Jamil menanggapi sentimen Blake dengan menyebutnya "sahabat" dan "cinta terbesar".