Jaminan Plt Walkot Surabaya ke Warga soal RS Siloam Cito

Siti Ruqoyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pelaksana Tugas Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana akan melakukan pendampingan bagi warga di lingkungan mal dan apartemen City of Tomorrow (Cito). Pendampingan dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan jaminan akan keamanan dan keselamatan lingkungan pembangunan Rumah Sakit Siloam Cito yang dikhususkan menangani pasien Covid-19.

"Provinsi Jawa Timur sedang berusaha optimal menangani Pandemi Covid-19 agar tingkat pemaparan virus dapat ditekan. Dinas kesehatan pun turut membutuhkan tambahan rumah sakit khusus penanganan Pandemi. Di sisi lain kami juga akan melakukan pendampingan bagi warga di kawasan Mal Cito agar seluruh aspek berjalan dengan baik dan aman," tutur Whisnu, Kamis, 4 Februari 2021 dalam rilis yang diterima VIVA.

Menurut Wishnu, sejauh ini warga dan masyarakat (nitizen sosial media) di Surabaya menyambut respons tersebut dengan sangat positif. Dikatakan Whisnu, dia akan membela warga.

"Tentu pihak kami akan membela keinginan warga, khususnya di lingkungan mal Cito agar keselamatan dan keamanan lingkungan terjamin," kata dia.

Adapun upaya persuasi, pemerintah kota menggandeng pihak Polrestabes Surabaya. Sejalan dengan hal tersebut, sejumlah syarat khusus bagi manajemen Siloam Hospitals, diajukan Plt Walikota agar pembangunan Rumah Sakit Siloam Cito sesuai standar internasional pelayanan dan penanganan Pandemi Covid-19.

”Contohnya dari aspek keamanan medis dan sistem jalur. Harus ada pembatas tegas dan jelas,” ungkap Whisnu.

Berstandar Internasional

Kepala Pelaksana Pembangunan Rumah Sakit Siloam Cito (Siloam Hospitals Cito), drg Sian Tjoe menyatakan, Siloam Hospitals Cito dilengkapi fasilitas 'negatife pressure' yang berfungsi sebagai penyaring udara guna kembali mengeluarkan udara bersih diseluruh lingkungan luar rumah sakit.

Pembangunan rumah sakit inipun terpisah dari lingkungan mal dan apartemen serta memiliki jalur jalan yang berbeda dengan sejumlah pembatas yang jelas, agar kemananan dan kenyamanan pengunjung mal dan penghuni apartemen dipenuhi.

"Semua lantai rumah sakit Siloam Cito ini telah dipasang alat Hepa filter pada rangkaian sistem negatif pressure. Udara kotor yang penuh kuman atau virus di lingkungan rumah sakit, otomatis tersaring oleh sistem hepa," ucap dia.

Sian menjelaskan, selain itu ada penekanan pada massa (bobot) udara pada sirkulasi, guna mematikan keberadaan virus lalu mengeluarkan udara murni ke dalam dan keluar wilayah rumah sakit.

Artinya sirkulasi udara kembali bersih yang dipenuhi kadar oksigen murni. Kami pastikan semua sistem keamanan lingkungan terjamin bersih," ucap Sian Tjoe.


Baca juga: Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies, Cek Faktanya