Jamkrindo jamin KUR untuk 25,04 juta pelaku UMKM sejak 2007

Direktur Operasional dan Jaringan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Kadar Wisnuwarman mengatakan pihaknya telah menjamin Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk 25,04 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) senilai Rp708,5 triliun.

"Sejak program KUR diinisiasi pada tahun 2007 sampai dengan September 2022, Jamkrindo telah memberikan penjaminan KUR kepada 25.040.133 pelaku UMKM dengan jumlah volume penjaminan sebesar Rp708,5 triliun," katanya dalam keterangan resmi dikutip di Jakarta, Kamis.

Adapun terkait Kredit Modal Kerja Program Pemilihan Ekonomi Nasional (KMK PEN), sejak program tersebut diluncurkan dari tahun 2020 sampai dengan September 2022, Jamkrindo telah menjembatani 37.327 pelaku UMKM memperoleh penjaminan kredit dengan nilai volume penjaminan mencapai Rp20,3 triliun.

“Memaknai momentum Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada hari ini, segenap insan Jamkrindo berkomitmen menguatkan peran dan dedikasinya dengan spirit kepahlawanan untuk mendorong pertumbuhan UMKM serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemulihan ekonomi nasional,” kata Kadar.

Dalam perekonomian nasional, Jamkrindo membantu UMKM yang tidak memiliki atau kekurangan agunan agar dapat memperoleh fasilitas pembiayaan. Dengan adanya jaminan kredit dari Jamkrindo, maka UMKM yang feasible namun belum bankable dapat mengakses pembiayaan yang dibutuhkan.

Secara agregat, dengan jumlah mencapai 65,4 juta, UMKM berkontribusi hingga 61,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp8.573,9 triliun atau jauh lebih tinggi dari usaha besar yang senilai Rp5.464,7 triliun.

Dari sisi pembukaan lapangan kerja, UMKM mampu menyerap 97 persen pekerja atau 117 juta dari total tenaga kerja yang ada dimana usaha mikro menyerap 107,4 juta pekerja, usaha kecil menyerap 5,8 juta pekerja, dan usaha menengah menyerap 3,7 juta pekerja.

Kadar menambahkan, untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Jamkrindo secara aktif dan berkelanjutan menjalankan program pemberdayaan maupun pendampingan kepada UMKM.

Dengan begitu, UMKM memiliki bekal untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar, agar layak naik kelas sehingga dapat membawa perubahan yang signifikan bagi perekonomian nasional.

“Daya juang yang ditunjukkan para pelaku UMKM untuk bangkit dari tantangan ekonomi ini patut mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Dengan semangat perjuangan, mari kita bersinergi memperkuat UMKM sebagai pahlawan ekonomi bangsa,” ujar Kadar.


Baca juga: IFG umumkan perubahan susunan direksi dan komisaris PT Jamkrindo
Baca juga: Perkokoh komitmen, Jamkrindo hubungkan UMKM ke ekosistem digital
Baca juga: Dirut: Jamkrindo harus bertansformasi agar mudah beradaptasi