Jangan Abaikan Me Time, Manfaatnya Bikin Ibu Happy saat Pandemi

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 3 menit

VIVA – Tahun 2020 telah membawa perubahan dramatis pada kehidupan hampir semua orang, tak terkecuali bagi sosok ibu. Pandemi menjadikan peran ibu kian penting. Mulai dari menjadi garda terdepan penjaga kesehatan keluarga, pengelola keuangan, hingga memastikan pertumbuhan dan proses pembelajaran anak tetap berjalan dengan baik.

Memahami beban ibu yang yang semakin berlipat ganda dan membutuhkan ketangguhan, My Baby kembali menyuguhkan #MYBABYMomversity 2021 dengan tema “Smart Parenting in Uncertain World”.

Diakui Senior Head of Brand Communications & Content MY BABY, Selva Marsentiani, multiperan yang ibu jalankan selama pandemi sebagai hal yang tak mudah.

"Terbukti, sebuah studi dari UN Women mengungkapkan 57 persen wanita mengalami peningkatan stres dan kecemasan, akibat bertambahnya beban mengurus keluarga dan juga pekerjaan rumah tangga, serta permasalahan ekonomi," ujarnya dalam konferensi pers virtualnya, Selasa 30 Maret 2021.

Belum lagi, kata Selva, ditambah berbagai ketidakpastian yang masih menghantui, seperti kapan pandemi berakhir hingga sekolah kembali dibuka. Selva berharap agar #MYBABYMomversity tahun ini mampu membantu ibu mengurangi kecemasan yang dihadapi. Dengan demikian, anggota keluarga khususnya anak-anak dapat menjadikan ibu sebagai role model yang senantiasa bahagia sekaligus tangguh.

Hal senada diungkap oleh Psikolog, Tiara Puspita, yang menyebut bahwa para ibu memang kerap bersentuhan dengan tantangan multiperan dari sebelum pandemi melanda. Imbasnya, ibu sering merasakan kekhawatiran akan kesejahteraan anak, kurang istirahat, tidak cukup “Me Time”, serta berbagai permasalahan yang ibu hadapi di saat pandemi jelas membuat ibu semakin kewalahan.

"Karenanya, kemampuan menyadari pikiran, emosi dan apa yang ibu rasakan secara fisik dan mental pada momen saat ini, adalah kunci agar ibu mampu beradaptasi dan fokus pada apa yang bisa ia kendalikan, bukan pada hal-hal yang belum pasti," kata Tiara Puspita, di kesempatan yang sama.

Kondisi pandemi ini juga membuat para ibu merasakan kesepian lantaran minim interaksi dengan orang lain di luar rumah. Untuk itu, Tiara menyebut ada tiga hal yang dapat ibu lakukan agar bangkit dari situasi krisis yang dihadapi dan tangguh jalani perannya selama masa-masa menantang ini.

Self-care

Ibu dapat mengurangi rasa stres dan cemas dengan lebih peduli terhadap dirinya. Selain dengan memanjakan diri, ibu juga bisa melakukan meditasi untuk membuat ibu lebih rileks dan mendapatkan fokusnya kembali. Menempatkan kondisi fisik dan emosional sebagai prioritas, mampu membantu ibu mencapai kebahagiaan serta kesehatan yang optimal untuk dirinya dan keluarga

"Self care bukan selfish, bukan egois. Ibaratnya recharge hp, kalau ibu-ibu sudah sakit, semua berantakan. Seorang ibu harus sadari bahwa saya dulu, pahami kebutuhan kita dulu, apa tidur cukup, merawat diri, bagi waktu dengan pasangan," ungkapnya.

Ciptakan keharmonisan keluarga

Ketika ibu mencontohkan hubungan yang penuh kasih dengan ayah dan anak-anak, mereka akan merasa lebih aman dan dicintai. Bahasa yang positif, aktif mendengarkan, dan empati bukan saja membantu menciptakan lingkungan keluarga yang damai dan bahagia pada saat-saat stres seperti sekarang, namun juga dapat mempermudah ibu dalam melakukan pembagian tugas dengan seluruh anggota keluarga

Penerimaan

Latih diri untuk menerima situasi yang ada, baik situasi yang dapat diubah dan dikendalikan maupun tidak - Sadari bahwa ibu tidak harus selalu sempurna. Dengan memahami batasan antara kedua hal tersebut, ibu dapat mengarahkan energinya secara lebih efektif dan optimal pada hal-hal yang berada dalam kendali.

Penerimaan dapat membantu ibu untuk lebih mampu menerima diri sendiri dengan kelebihan dan kekurangan yang ada, dan dapat membantu memaksimalkan kualitas self-care dan me-time yang dilakukan untuk dirinya sendiri.

"Perlu tenangkan diri, kita itu nggak sempurna, jangan lupa kalau ibu adalah seorang manusia," tuturnya.