Jangan dengan Paksaan, Begini Cara Ajari Anak Minta Maaf

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Mengajari anak untuk minta maaf menjadi dasar penting saat bersosialisasi dengan orang lain. Terutama di saat mereka melakukan kesalahan Mulai dari minta maaf, orangtua juga mengajarkan anak artinya sopan santun dan menghargai orang lain.

Namun mengajari anak caranya minta maaf tidak bisa dilakukan dengan paksaan. Seperti dikutip dari Purewow.com, kebanyakan orangtua melakukan cara paksaan ketika membiasakan sang anak untuk minta maaf.

Menurut psikolog keluarga, memaksa anak untuk minta maaf sama sekali tidak efektif. Pasalnya, anak tidak akan memahami situasi atau perilaku di mana ia harus minta maaf. Terlebih jika orangtua melakukan paksaan minta maaf dengan emosi yang hanya membuat anak bingung.

Alternatif cara mengajari anak minta maaf

Ilustrasi Orangtua dan Anak Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Orangtua dan Anak Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Mengajari anak caranya untuk minta maaf tidak bisa hanya dilakukan sekali. Melainkan berkali-kali sehingga dibutuhkan pendekatan yang tepat.

"Apakah kamu ingin meminta maaf? Kami meminta maaf ketika kami merasa tidak enak tentang sesuatu dan menggunakan kata 'maaf." Ini terkadang bisa membuat kita dan oranglain merasa lebih baik. Ingin mencoba?"

Kalimat ini bisa dicoba untuk mengajari anak caranya minta maaf. Biarkan dia menganalisa sendiri perasaannya lalu memutuskan apa yang harus ia lakukan. Dengan kata lain, anak belajar minta maaf dengan mengakui bahwa mereka telah melakukan kesalahan.

Simak video berikut ini

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel