Jangan Dibuang, Jeans Rusak Bisa Disulap Jadi Baru Lagi

Donny Adhiyasa, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tren fashion ramah lingkungan, sedang digalakkan beberapa tahun belakangan. Hal ini mengingat limbah yang dihasilkan dari dunia fashion mulai mengkhawatirkan.

Sejumlah desainer dan brand fashion pun mulai melirik bahan lebih alami, serta tak banyak menghasilkan limbah dalam menghasilkan sebuah karya. Salah satunya adalah Nudie Jeans yang membuka repair shop.

Co-founder Nudie Jeans, Joakim Levin, mengatakan, tempat ini akan menjadi pusat bagi konsep keberlanjutan sebuah denim, yaitu dari penjualan produk, reparasi (repair), penukaran (trade-in) dan penjualan kembali (resold).

"Kami ingin menunjukkan tanggung jawab kami terhadap sustainability concept. Dengan menyediakan garansi reparasi denim selamanya, transparansi rantai produksi, dan hanya menggunakan bahan dari kapas organik," ujarnya saat pembukaan Nudie Jeans Repair Shop di Plaza Indonesia, Jakarta.

Lebih lanjut, Joakim mengatakan, di Indonesia sendiri, sustainability concept mendapat respons positif. Terhitung sejak Desember 2019 hingga 28 Desember 2020, ada 1747 denim yang direparasi sehingga bisa digunakan kembali dan 78 pcs denim untuk trade-in.

“Tranparansi produksi sangat penting. Tanpa transparansi akan sulit untuk menjaga kepatuhan selama proses produksi. Kami senantiasa memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi tetap aman dan turut mengurangi dampak buruk pada lingkungan," kata Sandya Lang, Sustainability Manager Nudie Jeans, di tempat yang sama.

Sandya menyatakan, mereka berkomitmen hanya menggunakan bahan dari kapas organik, melalui konsep keberlanjutan di bidang lingkungan dan sosial yang mereka terapkan.

"Kami hanya menggunakan bahan dari kapas organik untuk memastikan pertanggungjawaban dan transparasi proses produksi, serta menyediakan reparasi selamanya. Kami juga menjual denim bekas layak pakai dan menawarkan tukar tambah denim," tutup Sandya Lang.