Jangan Kebablasan, Ini 11 Tips Kendalikan Pengeluaran Selama Ramadhan

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Momen Ramadhan dapat membuat pengeluaran Anda tidak terkendali, tetapi sedikit disiplin dan beberapa perencanaan awal yang cerdas dapat menjaga keuangan Anda tetap pada jalurnya selama bulan suci ini.

Anggaran dapat menjadi kacau di bulan Ramadhan ini, tetapi efek psikologis dari hidup dan puasa disaat pandemi dapat dengan mudah membuat pengeluaran menjadi tidak terkendali. Namun, alih-alih menghabiskan anggaran Anda bulan ini, mengapa tidak fokus pada esensi bulan suci saja?

Kesederhanaan sejalan dengan spiritualitas di bulan Ramadhan. Mengingat prinsip utama itu dapat membantu Anda menjaga anggaran tetap terkendali, sambil berempati dengan mereka yang kurang beruntung.

Berikut 11 tips untuk mengendalikan pengeluaran Anda di bulan Ramadhan ini, dilansir dari laman Citibank.ae, Minggu (2/5/2021).

1. Buat Rencana Pengeluaran Ramadhan

Ramadhan ditandai dengan cara khusus, jadi penting untuk disadari bahwa anggaran rutin bulanan Anda belum tentu berlaku untuk bulan suci.

Alih-alih, buat daftar terperinci yang memasukkan bahan makanan, pakaian, hadiah, dan hiburan seperti layanan streaming, lalu sisihkan anggaran mingguan untuk barang-barang ini. Libatkan setiap anggota rumah tangga Anda untuk sampai pada gagasan realistis tentang jumlah yang perlu Anda sisihkan.

2. Tambahkan 15 Persen ke Anggaran Anda

Pembelian di saat-saat terakhir tidak dapat dihindari di saat-saat terbaik, jadi mengapa Ramadhan harus berbeda? Tetapi jika Anda merencanakan pengeluaran ini sebelumnya, Anda tidak perlu menggunakan tabungan atau meminjam uang untuk membayarnya. Jadi, sisihkan tambahan 15 persen dana Ramadhan untuk alasan ini.

3. Gunakan Sedikit Psikologi

Beritahu keluarga Anda bahwa setiap pembelian yang tidak terjadwal akan keluar dari dana 15 persen ini, tetapi jika mereka berhasil mencapai akhir bulan tanpa membelikan uang itu, seluruh jumlah akan disumbangkan ke badan amal, pilihan atas nama mereka. Paling tidak, setiap orang akan berpikir dua kali sebelum mengeluarkan uang.

4. Buat Daftar Belanja

Ilustrasi belanja (Foto:Shutterstock).
Ilustrasi belanja (Foto:Shutterstock).

Setelah Anda merencanakan semua pembelian, tulis daftar belanja dan pertahankan. Belilah bahan makanan Anda dalam jumlah kecil setiap minggu, daripada membeli makanan dalam jumlah kilo di muka.

Di era supermarket 24/7, Anda selalu dapat memesan sesuatu jika kehabisan dan sebagai bonus, Anda tidak akan ditinggalkan dengan bahan pokok dapur yang tidak terpakai selama berbulan-bulan setelahnya.

5. Berbelanja Online Saat Jam Nonpuasa.

Ambil psikologi satu langkah lebih jauh dan berbelanja online untuk bahan makanan dan makanan berbuka puasa sebelumnya dan lebih disukai di jam-jam nonpuasa,

6. Batasi Buka Puasa di Restoran

Semua orang menyukai prasmanan buka puasa yang enak, tetapi tidak ada panggilan untuk makan di luar setiap malam. Setahun terakhir telah memaksa kita semua untuk belajar memasak, jadi mengapa tidak memanfaatkan pengetahuan itu dengan meminta setiap anggota rumah untuk memasak hidangan yang berbeda setiap hari? Selain menghemat uang untuk buka puasa yang mahal, Anda juga akan menciptakan kenangan keluarga yang tak ternilai.

7. Jangan Berbuka Puasa di Mal

Ketika Anda berencana untuk berbuka puasa di restoran sejalan dengan peraturan COVID-19, tentu saja, rencanakan untuk melakukannya di restoran kecil dan independen di luar pusat perbelanjaan.

Hanya berjalan-jalan di mal untuk mencerna buka puasa Anda dapat menggoda Anda untuk membuat pengeluaran yang tidak dianggarkan. Selain itu, mendukung restoran kecil akan membantu pemulihan mereka pada masa sulit.

8. Simpan Uang Tunai dalam Jumlah Kecil di Dompet Anda

Uang koin. (Foto: Rumah.com)
Uang koin. (Foto: Rumah.com)

Ramadhan adalah bulan kemurahan hati, tetapi itu tidak berarti Anda harus membagikan uang tunai dalam jumlah besar kepada semua orang setiap saat.

Sedikit tambahan, jika Anda mau, dapat mencapai tujuan yang sama. Dan jika Anda ingin membuat kehidupan orang lain lebih baik, berikan jumlah yang telah ditentukan untuk amal sesuai dengan kewajiban agama Anda.

9. Cari Diskon

Ramadhan bisa menjadi waktu yang tepat untuk berbelanja. Cari penawaran bank dan kartu kredit, telusuri grup Facebook, dan periksa apakah layanan pengiriman menawarkan pesanan makanan satu kali.

Cukup beralih ke aplikasi pengiriman baru untuk satu pembelian dapat menghemat uang Anda. Namun ingatlah untuk hanya membelanjakan barang-barang yang Anda butuhkan.

10. Lacak Pengeluaran Anda Setiap Hari

Akuntabilitas dapat menjaga keuangan tersebut tetap pada jalurnya. Jadi, pastikan untuk memeriksa setiap hari apakah pengeluaran Anda sesuai dengan anggaran yang telah ditentukan sebelumnya. Jangan menyalahkan diri sendiri jika anggaran Anda berlebihan (ingat, Anda telah memperhitungkannya!), Tetapi putuskan untuk tetap berpegang pada rencana Anda keesokan harinya.

11. Pikirkan Lagi Sebelum Membeli

Pandemi telah mengajari kita semua untuk menghargai kesederhanaan dan hubungan emosional di atas harta benda. Sebelum melakukan pembelian, tanyakan pada diri Anda mengapa Anda melakukannya.

Apakah Anda benar-benar membutuhkan barang tersebut? Pertimbangkan kondisi emosional atau fisik apa yang mempengaruhi pembelian Anda dan gunakan momen tersebut untuk memikirkan tentang bagaimana Anda dapat membangkitkan emosi positif dengan melakukan sesuatu yang baik, sesuai dengan semangat Ramadhan.

Ramadhan adalah momen untuk fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, dan untuk berempati dengan mereka yang kurang beruntung melalui pantangan dan doa.

Dengan sedikit perencanaan, Anda dapat mencapai tujuan tersebut dengan bonus tambahan untuk menjaga keuangan Anda tetap terkendali.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: