Jangan Khawatir, Materai Rp 3.000 dan Rp 6.000 Masih Bisa Dipakai sampai 31 Desember 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memastikan jika masyarakat masih bisa memakai materai tempel edisi 2014 yang masih tersisa, dengan pecahan Rp 3.000 dan Rp 6.000. Masyarakat masih dapat menggunakan materai ini sampai dengan 31 Desember 2021 dengan nilai paling sedikit Rp 9.000.

Ini diungkapkan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama dalam keterangannya, Kamis (28/1/2021).

Dia pun membeberkan cara pemakaian materai Rp 3.000 dan Rp 6.000. "Caranya dengan membubuhkan tiga materai masing-masing senilai Rp 3.000, dua materai masing-masing Rp 6.000, atau materai Rp 3.000 dan Rp 6.000 pada dokumen," ujar dia.

Pada hari ini, Jenderal Pajak (DJP) memperkenalkan materai Rp 10.000 baru sebagai pengganti materai tempel lama desain tahun 2014. Materai Rp 10.000 sudah bisa diperoleh masyarakat di Kantor Pos seluruh Indonesia.

“Materai tempel baru ini memiliki ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui oleh masyarakat,” jelas dia.

Ciri umum tersebut diantaranya terdapat gambar lambang negara Garuda Pancasila, angka “10000” dan tulisan “SEPULUH RIBU RUPIAH” yang menunjukkan tarif bea materai, teks mikro modulasi “INDONESIA”, blok ornamen khas Indonesia, dan seterusnya.

Sedangkan ciri khususnya adalah warna materai didominasi merah muda, serat berwarna merah dan kuning yang tampak pada kertas, garis hologram sekuriti berbentuk persegi panjang yang memuat gambar lambang negara Garuda Pancasila, gambar bintang, logo Kementerian Keuangan, serta tulisan “djp” dan sebagainya.

Desain materai tempel baru mengusung tema Ornamen Nusantara. Tema ini dipilih untuk mewakili semangat menularkan rasa bangga atas kekayaan yang dimiliki Indonesia dan semangat nasionalisme.

Himbauan DJP

Materai Rp 10.000. Dok DJP
Materai Rp 10.000. Dok DJP

DJP mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada akan meterai tempel palsu dan meterai tempel bekas pakai (rekondisi). Masyarakat diimbau untuk meneliti kualitas dan memperoleh meterai tempel dari penjual yang terpercaya.

Ketentuan dan pengaturan lebih lengkap dapat dilihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4/PMK.03/2021. Untuk mendapatkan salinan peraturan ini dan peraturan lain dapat mengunjungi www.pajak.go.id.

Saksikan Video Ini