Jangan Lagi Tanya Arti Juara Liga Champions untuk Manchester City

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 2 menit

VIVAManchester City menjalani pertandingan kedua Grup C Liga Champions. Mereka melawat ke Stade Velodrome, markas Marseille pada Rabu dini hari WIB 28 Oktober 2020.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola kemudian dihadapkan oleh pertanyaan target di Liga Champions musim ini. Dia mengaku sudah sering memberi jawabannya.

Baca juga: Fakta Dominasi Manchester City Bikin Marseille Merinding

Sejak datang ke klub berjuluk The Citizens, juru taktik asal Spanyol itu tak mengubah target. Artinya, gelar juar Liga Champions adalah hal yang diburu oleh mereka.

"Saya pikir sudah menjawab pertanyaan seperti ini sebanyak 250 kali sejak saya menangani ManCity. Saya akan mencobanya. Seperti tiap tahun kami mencoba juga," ujar Pep Guardiola, dikutip dari laman resmi UEFA.

Pada laga sebelumnya, Manchester City berhasil memetik kemenangan 3-1 saat menjamu FC Porto di Etihad Stadium. Bagi Pep Guardiola, tiga angka itu menjadi modal penting anak asuhnya.

Kepercayaan diri Raheem Sterling dan kawan-kawan semakin meningkat. Sehingga mereka bisa menatap pertandingan selanjutnya dengan lebih nyaman.

"Penting untuk memulai dengan kemenangan di kandang karena itu memiliki banyak hal penting. Ini adalah pertandingan kedua, dan kami ingin menang," tuturnya.

Kondisi sebaliknya justru dialami oleh Marseille. Skuad asuhan Andre Villas-Boas tidak mendapatkan hasil sempurna di laga perdana. Mereka dipaksa menyerah 0-1 saat melawat ke markas Olympiacos Piraeus.

Baca juga: Manchester City Dapat Kabar Buruk, Liverpool Bisa Girang

Tentu saja menjamu Manchester City dini hari WIB nanti, tekad mereka untuk menang jadi berlipat. Karena jika kalah lagi, peluang mereka untuk lolos ke babak selanjutnya semakin menipis.

Kekalahan dari Olympiacos sudah jadi sebuah kesalahan. Mereka kehilangan poin dari kandang lawan. Sehingga ketika tampil di markas sendiri, perfoma maksimal mesti bisa diperlihatkan.

Persaingan di Liga Champions tidak pernah mudah bagi tim mana pun. Mereka dituntut untuk bisa memaksimalkan kemungkinan yang ada untuk mendapatkan poin di setiap pertandingan.

Di atas kertas, Marseille memang kalah kedalaman skuad dibanding Manchester City. Tapi, ini adalah kali pertama kedua tim bertemu, dan kejutan bisa saja terjadi.