Jangan Lakukan Ini Jika Ponsel Terendam Air

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dalam keadaan disengaja atau tidak, kerusakan ponsel sering kali dibuat oleh pemiliknya sendiri. Kerusakan yang melibatkan fisik misalnya, seperti terjatuh dari ketinggian atau terendam di dalam air.

Ketika ponsel terjatuh ke dalam air usahakan secepat mungkin untuk mengeluarkannya, karena semakin lama perangkat Anda berada di dalam air maka semakin rendah peluangnya untuk bertahan hidup.

Baca: Realme Siapkan Ponsel Gaming Baru di Indonesia

Sebagaimana dikutip VIVA Tekno dari situs Android Authority, Jumat, 26 Februari 2021, adapun beberapa tips yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menyelamatkan ponsel yang terendam air.

Setelah keluar dari air, matikan perangkat untuk beberapa saat, bahkan jika tampak seperti dalam keadaan baik. Jika ponsel dalam keadaan hidup, matikan saja dan letakkan di tempat yang aman. Sebaiknya di atas permukaan yang rata, seperti di atas beberapa handuk kertas.

Hal yang tidak boleh dilakukan setelah melihat ponsel terjatuh ke dalam air adalah sebagai berikut, jangan menyambungkannya ke listrik atau pengisian daya karena komponen listrik tidak cocok dengan air.

Lalu, jangan tekan tombol apa pun dan jangan menggoyang atau meniup perangkat karena dapat mendorong air lebih jauh ke dalam telepon, untuk itu hindari juga alat pengering karena terdapat angin yang bertiup.

Cobalah untuk mengeringkan bagian luar dengan handuk kertas. Gunakan handuk kertas untuk mengeringkan setiap komponen. Pastikan Anda tidak terlalu mengotak-atik telepon, keringkan semuanya dengan lembut.

Ada area yang tidak bisa diakses tisu. Di atas disarankan untuk tidak meniup apa pun ke ponsel, tapi Anda bisa melakukan penyedotan agar air bisa keluar. Penyedot debu bisa dimanfaatkan tanpa terlalu banyak risiko.

Pastikan penyedotan tidak membuat ponsel bergerak berlebihan. Masuk ke bagian tersulit, tahap pengeringan. Dikatakan sulit karena ini akan membuat pemilik dalam waktu yang lama tidak bisa menyentuh ponsel.

Anda bisa meninggalkan telepon di atas meja, di dalam laci atau meletakkannya di lingkungan yang memudahkan proses pengeringannya. Praktik yang sangat umum adalah meletakkan ponsel di dalam kantong plastik berisi beras dan membiarkannya di sana selama sekitar dua atau tiga hari.

Beras dipilih karena selalu tersedia di setiap rumah. Beras juga sangat baik dalam menyerap kelembaban di udara, membuat lingkungan ponsel lebih kering dan akan membantu mengeringkan perangkat.

Baca juga: Fitur Baru Netflix Manjakan Pengguna Indonesia

Alternatif yang lebih baik adalah gel silika, merupakan kemasan kecil yang sering Anda temukan di sepatu atau kotak elektronik. Tidak semua orang memiliki gel silika, tapi Anda bisa mendapatkannya di toko daring. Jika semua usaha sudah dilakukan maka waktunya memanen hasil.

Keluarkan ponsel dari tempat penyimpanan dan nyalakan. Sesuatu mungkin masih terjadi. Oleh sebab itu uji semua komponen. Lakukan panggilan untuk mengetahui apakah mikrofon dan earphone berfungsi sampai menguji speaker. Tapi ingat, jika telepon tidak juga berfungsi itu saatnya untuk menerima kekalahan dan membawanya ke yang ahli.