Jangan Lupa, Hari Ini Batas Akhir Peserta Kartu Prakerja Gelombang 10 Daftar Pelatihan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Para peserta Kartu Prakerja gelombang 10, hari ini merupakan batas terakhir untuk segera membeli pelatihan pertamanya. Jika tidak membeli pelatihan maka kepesertaannya akan dicabut oleh pihak Manajemen kartu Prakerja.

“Untuk penerima Kartu Prakerja gelombang 10 jatuh tempo pembelian pelatihan pertama adalah tanggal 31 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB,” kata Head of Communications Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, kepada Liputan6.com.

Hal itu sesuai dengan peraturan Permenko No. 11 Tahun 2020, setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapat SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

“Harus memilih pelatihan pertama sebelum tanggal jatuh tempo besok, 31 Oktober pukul 23.59,” tegasnya.

Sementara untuk gelombang 1-9, Louisa menyebutkan telah mencabut 373.745 kepesertaan karena tidak membeli pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari, sejak dinyatakan lolos sebagai peserta program Kartu Prakerja.

Adapun program Kartu Prakerja merupakan program semi bansos pemerintah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, yang telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Maret 2020 lalu sebagai upaya menangani dampak pandemi.

Pemerintah memang menyiapkan Kartu Prakerja untuk mengatasi pengangguran. Program bantuan pelatihan ini diberikan untuk pencari kerja dan pekerja ter-PHK. Tujuannya agar mereka memiliki kompetensi tambahan sebelum mendapatkan pekerjaan baru.

Selanjutnya, penerima manfaat kartu prakerja hanya ditargetkan untuk 5,6 juta orang, dengan anggaran yang terserap Rp 19,8 triliun dari pagu anggaran Rp 20 triliun dan jumlah pelatihan tersedia sebanyak 2.055 pelatihan.

7 Kategori Pelatihan Paling Diincar Peserta Kartu Prakerja

Ilustrasi kartu prakerja. Prakerja.go.id
Ilustrasi kartu prakerja. Prakerja.go.id

Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mencatat 7 kategori pelatihan yang paling diminati. Salah satunya kategori wirausaha yang berada di posisi pertama pilihan para peserta Kartu Prakerja dari gelombang 1-9.

“Ada Top 7 kategori pelatihan paling diminati,” kata Head of Communications Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja,Louisa Tuhatu, kepada Liputan6.com, Jumat (30/10/2020).

Diantaranya, pertama wirausaha terkait membuat masker atau menjahit. Kedua, sektor makanan dan minuman yang didalamnya pengetahuan masak memasak, bisnis rumahan, barista, dan membuat kue.

Ketiga, kategori pelatihan penjualan dan pemasaran online serta editing video. Keempat, pelatihan soal gaya hidup yang didalamnya melingkupi fotografi dan tata rias.

Kelima, Bahasa asing yakni Bahasa Inggris dan Bahasa mandarin banyak dipilih oleh peserta kartu Prakerja. Keenam, pelatihan pengembangan diri dan karir seperti Teknik wawancara serta melamar kerja.

Dan yang ketujuh, pelatihan teknologi informasi yang didalamnya terkait graphic design dan mobile programming.

Adapun Louisa menghimbau kepada penerima Kartu Prakerja gelombang 10 untuk segera melakukan pembelian pelatihan pertamanya sebelum jatuh tempo besok Sabtu 31 Oktober 2020, jika tidak maka kepesertaannya akan dicabut.

“Harus memilih pelatihan pertama sebelum tanggal jatuh tempo besok, 31 Oktober pukul 23.59 WIB,” tegasnya.

Hal itu sesuai peraturan Permenko No. 11 Tahun 2020, setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapat SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Saksikan Video Ini