Jangan Malas Mengganti Celana Dalam Jika Tidak Ingin 5 Hal Ini Terjadi

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Banyak orang yang suka menyepelekan dan malas menggangti pakaian dalam. Padahal, pada organ-organ tertentu, khususnya perempuan bisa menjadi sarang tumbuhnya kuman dan penyakit lainnya jika tidak dirawat dengan baik. Mengganti celana dalam juga merupakan salah satu perawatan untuk menjaga kebersihan organ intim.

Berikut adalah beberapa hal yang terjadi jika kamu malas mengganti celana dalam. Ini dia ulasannya.

Membuat Iritasi Gatal

Biasanya ini adalah hal pertama yang terjadi pada bagian tubuh mana pun yang tidak cukup beruntung untuk ditutupi dengan pakaian bersih, tetapi bisa sangat mengganggu jika terjadi di sekitar area intim perempuan. Celana dalam yang tidak dicuci dapat mengiritasi kulit dan membuatmu jadi ingin menggaruknya sepanjang hari.

Hal ini terjadi karena penumpukan bakteri di kain pakaian dalam, yang berpindah ke kulit. Meskipun efek samping khusus ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan, tetapi jika tidak melakukan pencegahan iritasi tersebut dapat mengakibatkan sesuatu yang lebih serius seperti infeksi.

Menimbulkan Ruam

Ilustrasi Penyakit Kandidiasis Vagina Credit: pexels.com/Olenka
Ilustrasi Penyakit Kandidiasis Vagina Credit: pexels.com/Olenka

Pertama muncul rasa gatal, lalu muncul rasa sakit atau ruam. Karena bahan yang tidak terlalu bersih akan membuat kulit Anda lecet. Jika diabaikan, ini dapat menyebabkan tonjolan atau kemerahan. Ini berarti bakteri pada celana dalam mulai bekerja, dan mereka tidak akan kemana-mana kecuali dengan membersihkannya.

Jenis ruam umum yang mungkin dapat dilihat sebagai akibatnya adalah ruam panas. Ini sangat tidak nyaman dan gatal, dan dapat menyebabkan sesuatu yang lebih parah jika tidam segera mengganti celana dalam dan memeriksakannya ke medis.

Vagina akan Mengeluarkan Aroma yang Tak Sedap

Jika terus-menerus menggunakan pakaian dalam yang dalam waktu yang lama dan tak menggantinya secara teratur. Maka sirkulisasi udara pada area kewanitaan akan terhambat, sebab saa seperti permukaan kulit yang lain kulit di bagian vagina juga membutuhkan okisigen.

Dan hal inilah yang menyebabkan menumpuknya bau tak sedap pada area kewanitaan yang disebabkan oleh penumpukkan keringat dan bakteri di dalamnya.

Infeksi

Ilustrasi/copyright shutterstock/T.Photo
Ilustrasi/copyright shutterstock/T.Photo

Ini sangat mungkin terjadi jika kamu berkeringat di celana dalam yang duduki selama beberapa hari. Pakaian dalam yang telah berkeringat perlu diganti secara teratur, sama seperti tidak boleh duduk-duduk dengan pakaian renang yang basah terlalu lama.

Ragi dan bakteri berkembang biak di lingkungan yang lembab, jadi jangan beri mereka kesempatan untuk berkembang biak menjadi infeksi yang lebih parah.

Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Jika dirimu belum pernah menderita ISK, kamu adalah perempuan yang beruntung. Infeksi ini terjadi ketika bakteri merayap naik ke saluran kemih, dan itu dapat terjadi dengan berbagai cara.

Misalnya, jika mengenakan celana dalam yang sama selama beberapa waktu, ada kemungkinan partikel kotoran telah mengendap di kain. Jika kuman tersebut berpindah ke saluran pencernaan, akan mengakibatkan seseorang terkena ISK dan harus mengunjungi dokter untuk mengobatinya.

Demikianlah ulasan mengenai masalah kesehatan yang terjadi jika malas mengganti celana dalam. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen