Jangan Menyerah, Lakukan 4 Hal Ini Jika Bisnis Anda Memasuki Masa Sulit

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketika keadaan menjadi sulit, cukup banyak orang mungkin menyerah dan pasrah atas keadaan, namun sebagai wirausahawan itu tidak boleh dilakukan. Masa-masa sulit hal yang wajar terjadi saat melakukan bisnis khususnya saat baru memulai.

Karena, berhasil dalam hidup berarti belajar bagaimana mengatasi tantangan ini, meskipun bukan dengan cara yang biasa sekalipun. Ketika Anda menemukan diri Anda dalam posisi yang sulit, berikut 4 langkah sederhana yang dapat diambil untuk melewati tantangan bisnis yang ada, dilansir Entrepreneur.

1. Menjadi petarung

Sebagai wirausahawan, tugas Anda adalah menjadi cerdas, membuat keputusan yang baik dan tidak hanya mengikuti apa yang dilakukan orang lain. Namun, Anda tidak perlu berada terlalu jauh sehingga kehilangan rasionalitas Menjadi petarung adalah tentang memastikan apa yang Anda lakukan berkelanjutan dan bukan hanya mengikuti arus.

2. Selalu bersiap dan tetap fokus

Sangat mudah untuk membelanjakan uang ketika ada banyak uang. Tetapi sebagai seorang pengusaha, Anda harus selalu hidup sesuai kemampuan. Untuk itu selama masa-masa sulit, mulailah dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

Ini bisa dimulai dari apa saja, misalnya mengurangi makan di luar hingga berhenti membeli mobil baru. Karena, akan selalu ada kemungkinan yang terjadi jika Anda tidak memaksimalkan keuntungan Anda dan hanya menghabiskan lebih banyak uang diluar pengeluaran bisnis Anda.

3. Lakukan pinjaman

Ketika berada dalam periode ekonomi yang melambat, pastinya Anda ingin tetap bertahan dan berhati-hati dalam bertindak. Namun, sebagai pengusaha tentunya Anda harus menjaga pendapatan tetap tumbuh agar modal terus berputar.

Tapi dengan keadaan yang berlangsung terkadang akan menyebabkan Anda tidak mampu membayar staf atau bahkan memastikan persedian stok yang cukup. Sehingga dalam kondisi tersebut, jangan ragu untuk mencari investor atau bahkan lakukan pinjaman bank.

Hal yang tidak terduga mungkin saja terjadi, misalnya ada investor yang tergugah memberi dukungan modal dan bersedia mengambil resiko. Karena mereka melihat bahwa Anda melakukan segala yang mungkin untuk mempertahankan bisnis Anda selama masa sulit. Walaupun memang tidak semua investor memiliki pandangan seperti itu.

Selain itu, cara terbaik untuk menarik perhatian bank untuk meminjamkan uang pada Anda adalah memiliki skor dan riwayat kredit yang baik. Jika Anda memiliki rekam jejak yang baik dalam membayar kembali pinjaman sebelumnya atau jika perusahaan Anda memiliki banyak aset lain maka bank akan lebih bersedia meminjamkan uang kepada Anda.

4. Berinvestasi sejak awal

Terlepas dari masa ekonomi yang sulit, penting untuk berinvestasi pada diri sendiri dan kesejahteraan Anda sejak jauh hari. Saat masa sulit, stress berkepanjangan bisa saja bukan hanya diakibatkan masalah pribadi tetapi juga masalah bisnis yang dapat mempengaruhi Anda dan kinerja perusahaan Anda secara mendalam.

Untuk itum inilah saatnya untuk melakukan investasi sejak awal demi kenyaman hidup jangka panjang dan menghindari stress berat yang bisa mengganggu produktivitas hidup Anda.

Reporter Magang: Hana Tiara Hanifah [azz]