Jangan Panik, Lakukan Ini Bila Timbul Demam Usai Vaksin COVID-19

Adinda Permatasari, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Usai menjalani vaksinasi COVID-19, setiap orang akan menunjukkan reaksi yang berbeda-beda. Ada yang tidak merasakan gejala apapun sama sekali, tapi ada juga yang merasakan beberapa efek samping.

Namun, ahli menegaskan, efek samping yang dirasakan hanya berupa gejala ringan, seperti pegal di area tangan yang disuntik vaksin selama 4-5 jam, kemerahan di area tangan, mengantuk, kelelahan, hingga yang paling berat adalah demam, yang akan berlangsung hingga 2-3 hari.

Tapi, itupun persentasenya sangat kecil, yaitu kurang dari dua persen. Lalu, bagaimana cara mengatasi jika timbul gejala atau efek samping usai melakukan vaksinasi COVID-19?

Dr Haekal Anshari, M. Biomed (AAM), mengatakan, tiap reaksi yang timbul usai melakukan vaksin, penanganannya akan berbeda-beda. Pertama, penanganan jika tangan terasa pegal atau nyeri di area yang disuntik.

"Jika benar-benar terasa pegal atau nyeri di area yang disuntik, Anda bisa melakukan kompres air dingin. Atau, jika rasa sakitnya tak kunjung hilang, Anda diperbolehkan mengonsumsi obat pereda nyeri," ujarnya dalam tayangan Hidup Sehat di tvOne, Kamis 18 Februari 2021.

Tapi, lain hal jika timbul gejala demam. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi atau mengobatinya.

"Jika merasakan demam, minum air putih yang banyak, kompres air hangat, menggunakan pakaian yang nyaman, dan Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda demam," lanjut dia.

Ketiga, menurut Haekal, jika merasakan reaksi lain seperti alergi atau yang lainnya, maka penderita disarankan untuk segera menghubungi petugas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan.

"Dan perlu Anda ketahui, bahwa reaksi ini umumnya bersifat ringan dan tidak berhubungan dengan imunisasi. Dan tentunya vaksin yang sudah ada saat ini telah teruji keamanannya, sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk melakukan vaksinasi," tutur dr. Haekal Anshari.