Jangan Taruh Pewangi Mobil di Dua Lokasi Ini

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Mengemudi mobil menjadi kegiatan yang disukai oleh sebagian orang. Namun, ada kalanya kesenangan itu buyar akibat muncul hal yang mengganggu.

Salah satu contohnya, adanya kemacetan panjang yang membuat pengguna jalan harus antre cukup lama. Tidak sedikit pengemudi yang dalam kondisi ini langsung merasa stres dan mudah emosi.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengusir rasa tersebut, seperti menikmati hiburan musik dari stasiun radio atau mendengarkan lagu kesukaan secara streaming.

Upaya lainnya yakni dengan memasang pewangi, yang aromanya bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks. Dilansir VIVA Otomotif dari laman Seva.id, Rabu 17 Februari 2021, efek yang ditimbulkan sesuai dengan bau yang dipilih.

Aroma kayu manis misalnya, yang baik untuk membantu seseorang agar tetap fokus dan konsentrasi. Sementara, wangi peppermint bisa menyegarkan emosional pengemudi, sehingga mereduksi potensi perasaan marah, jengkel, stres, serta penat.

Selain membeli dalam bentuk jadi, kamu juga bisa membuat sendiri pewangi mobil. Caranya tidak sulit, cukup potong jeruk nipis dan kayu manis, lalu sediakan pula teh. Jadikan satu, kemudian gantung di sudut kabin.

Satu hal yang perlu diperhatikan, yakni soal di mana pengharum itu diletakkan. Banyak yang memasangnya di saluran AC mobil, berharap aroma dapat menyebar dengan cepat.

Cara ini membuat molekul dari bahan parfum menjadi pekat alias menggumpal. Bila terhirup oleh seseorang, akan melekat di darah. Demikian pula jika diletakkan di atas dasbor, yang berpotensi menimbulkan residu dan masuk ke paru-paru.

Jadi, pilih lokasi yang aman dari embusan angin dan juga terik sinar matahari. Bisa di bagasi, atau bawah jok depan.

Apabila tidak suka dengan wewangian, kamu bisa menaruh penyerap bau agar aroma kabin menjadi netral. Contohnya, arang dengan kandungan karbon aktif yang efektif mengikat semua partikel penyebab bau tidak enak.