Jangan Terlewat, Diskon Tambah Daya Listrik Tinggal 10 Hari Lagi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Program tambah daya super hemat bagi rumah ibadah pada program Ramadhan Berkah akan berakhir tanggal 31 Mei 2021. Semua rumah ibadah, tak hanya masjid, bisa tambah daya listrik hanya dengan membayar Rp 150.000,- saja.

"PLN memberikan stimulus bagi rumah ibadah yang ingin menggunakan listriknya lebih leluasa dengan harga hemat," kata Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya.

Rumah ibadah masuk dalam golongan tarif sosial di PLN dan berhak menambah daya dengan program Ramadhan Berkah. Pilihan daya akhirnya mulai dari 2200-11.000 Volt Ampere (VA).

Rumah ibadah dengan tarif sosial tersebut cukup mendaftarkan tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile dan otomatis akan mendapat harga khusus.

"Ini kesempatan yang sayang untuk dilewatkan karena memang sangat murah, misalnya saja dari daya 1300 mau ke 11.000 VA itu harusnya bayar 9,3 juta, karena ada promo ini cukup bayar 150 ribu saja," tambah Doddy.

Selain Ramadhan Berkah, program yang akan berakhir di 31 Mei 2021 yaitu Ramadhan Peduli. Melalui program Ramadhan Peduli, pelanggan rumah tangga bisa melakukan tambah daya listrik hanya dengan Rp 202.100,- saja untuk pilihan daya akhir 2200-11.000 VA. Syaratnya yaitu pelanggan cukup membeli Renewable Energy Certificate (REC) di website www.pln.co.id sebesar Rp 115.500.

"Selain tambah daya hemat, masyarakat juga bisa turut membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan listrik," jelas Doddy.

Stimulus Bisa Tambah Produktivitas dan Daya Beli, Simak Ketentuan Diskon Listrik April-Juni 2021

Petugas PLN melakukan pencatatan meteran listrik di rumah warga kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (30/6/2020). PLN memastikan seluruh petugas dikerahkan mencatat ke rumah pelanggan pascabayar untuk digunakan sebagai dasar perhitungan tagihan listrik bulan Juli 2020. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Petugas PLN melakukan pencatatan meteran listrik di rumah warga kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (30/6/2020). PLN memastikan seluruh petugas dikerahkan mencatat ke rumah pelanggan pascabayar untuk digunakan sebagai dasar perhitungan tagihan listrik bulan Juli 2020. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pemerintah masih terus memberikan stimulus atau diskon listrik sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

"PLN berharap hadirnya stimulus listrik dapat meningkatkan produktivitas pelaku usaha serta daya beli masyarakat guna memulihkan perekonomian nasional," ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi.

Untuk itu, lanjut Agung, kali ini stimulus periode Bulan April hingga Juni 2021 sudah tersedia dan bisa dinikmati oleh pelanggan. Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, besaran stimulus akan diberikan separuh dari periode sebelumnya.

Dia memaparkan, pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Kemudian pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Terakhir, pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Menurutnya, untuk pelanggan Prabayar akan mendapatkan diskon tarif listrik pada saat melakukan transaksi pembelian token listrik, sementara untuk pelanggan PascaBayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel