Jangan Tertipu! Email cybercrime@polri.go.id Bukan Punya Polri

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bahri Kurniawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri kembali menegaskan bahwa surat elektonik dengan alamat cybercrime@polri.go.id bukan punya Polri.

Untuk itu masyarakat diminta mengabaikan pesan berantai via pesan singkat telepon seluler, yang mengampanyekan alamat surat elektronik itu.

Hal tersebut kembali ditegaskan oleh Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Aswin kepada Tribunnews.com, Minggu (8/6/2013).

"Itu bukan situs milik Polri," tegas Aswin.

Sebelumnya Kadiv Humas Polri Irjen Pol Suhardi Alius juga telah membantah pemberitaan tersebut. Ia mengatakan itu bukan merupakan alamat elektronik milik Polri.

"Tidak benar kami menggunakan alamat surat elektronik itu. Ini sudah dikonfirmasi ke Direktur Ekonomi Khusus Bareskrim, tidak ada yang pakai alamat itu. Situs cyber crime Polri bukan itu," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Suhardi Alius, Kamis (11/4/2013) sore.

Saat itu sempat beredar informasi via pesan pendek telepon seluler yang berisi: Jika kalian mengalami penipuan dalam transaksi ONLINE, cukup kirim kronologis dan nomor rekening si penipu ke email cybercrime@polri.go.id.

Informasi menyesatkan itu juga ditambahi keterangan: POLRI akan langsung bertindak dengan memblokir ATM si penipu & melacak keberadaannya utk di tindak sesuai hukum. Share ke teman2 yg lain utk membantu mencegah maraknya penipuan online.

Menurut Irjen Suhardi Alius, masyarakat memang harus cerdas dan waspada dalam memanfaatkan konten di internet dan teknologi informasi atau komunikasi.

"Kalau telanjur menjadi korban, cepat lapor ke polisi terdekat. Harus resmi membuat laporan agar kami bisa segera menindaklanjuti dan berupaya menangkap pelakunya," tuturnya.

Baca Juga:

  • Kompolnas Masih Godok Rekam Jejak Calon Kapolri
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.