Jangan Zalimi Orang Lain karena Doanya Sangatlah Dahsyat

Dian Lestari Ningsih, maschunsofwan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kita tak lepas dari berbagai masalah hidup. Terkadang karena sikap kita yang arogan, sombong, dan lain sebagainya, membuat seseorang lepas kontrol dan membuat orang lain tersakiti.

Untuk itulah, berhati-hati dalam hal ini karena doa orang yang dizalimi, Allah SWT akan mengijabahnya secara langsung dan orang yang mendzaliminya akan kena azab. Dikutip dari sebuah hadis riwayat Bukhari , Diceritakan secara lengkap.

Yakni tentang salah satu sahabat Rasulullah SAW yang sangat istimewa dan terkenal dengan kesalehannya. Ia adalah Sa’ad bin Abi Waqqash, sahabat Nabi SAW yang pertama kali memutuskan untuk memeluk agama Islam, selain itu ia juga tercatat sebagai sahabat yang meninggal dunia paling terakhir.

Kesalehannya sudah terbukti, bahkan Nabi Muhammad SAW menyebut bahwa Sa’ad bin Abi Waqqash termasuk salah satu ahli surga . Maka tidak heran saat dirinya dijuluki sebagai mujâbud da`wah, orang yang doanya selalu dikabulkan oleh Allah Ta’ala. Rasulullah sebelumnya juga pernah berdoa kepada Allah, “Ya Allah Azza wa Jalla kabulkanlah doanya (Sa`d) jika dia berdoa."

Salah satu kejadian yang membuktikan bahwa Sa’ad bin Abi Waqqash adalah seorang mujabud da’wah, adalah saat dirinya sedang mendapatkan fitnah. Dikisahkan, pada saat itu Khalifah Umar bin Khattab mengangkat Sa’ad menjadi gubernur di Kufah. Namun tidak berapa lama setelah dirinya memegang jabatan sebagai gubernur, terdapat keluhan dari masyarakat yang dilaporkan kepada Khalifah Umar.

Warga tersebut mengatakan, bahwa Sa’ad tidak bagus menjadi imam yang memimpin sholat (terdapat riwayat lain yang bercerita bahwa yang dikeluhkan adalah segala hal dari kepemimpinan Sa’ad). Khalifah Umar pun menarik Sa’ad ke Madinah untuk menemuinya. Sesampainya di Madinah, Khalifah Umar langsung berkata, “Wahai Abu Ishâk (panggilan Sa’ad), sesungguhnya penduduk Kufah menganggap engkau tidak bagus dalam shalatmu.”

SUMBER ASLI