Janji Manis Mikel Arteta untuk Pemain Muda Arsenal

·Bacaan 2 menit

VIVAArsenal sedang menuai keuntungan dari akademi mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah pemain muda berbakat telah berhasil masuk skuad utama seperti Joe Willock, Reiss Nelson, Emile Smith Rowe yang fenomenal Bukayo Saka.

Pada bursa transfer musim panas ini, Arsenal kembali menambah dua pemain muda yakni Folarin Balogun dan Arthur Okonkwo.

Mereka menjadi langganan di tim reguler dari dua pertandingan pra-musim Arsenal dalam tur di Skotlandia, di mana mereka masing-masing menghadapi Hibernian dan Rangers.

Balogun telah dipuja oleh penggemar Arsenal meski tidak terlalu sering tampil. Sebabnya, sang striker menjadi sasaran minat dari sejumlah klub, termasuk klub Bundesliga Bayer Leverkusen.

Penyerang kelahiran New York berusia 20 tahun itu memilih untuk berkomitmen di Emirates, dan menandatangani kontrak baru empat tahun untuk membuatnya tetap di London Utara hingga 2025.

Balogun belum mencetak gol untuk The Gunners pra-musim ini, sementara kiper Okonkwo membuat kesalahan fatal dalam kekalahan 1-2 melawan Hibernian

Namun, manajer Arsenal, Mikel Arteta tetap yakin keduanya memiliki masa depan yang cerah di klub.

Juru taktik asal Spanyol itu berjanji, akan memberikan kesempatan sebesar mungkin untuk para pemain muda tampil di skuad utama.

Namun, yang dia tekankan adalah para pemain muda tersebut mampu bekerja keras dan memberikan pembuktian dirinya layak bermain.

"Sekarang adalah langkah yang lebih besar mencoba menjadi pemain reguler di tim utama. Itu adalah hal pertama yang harus mereka sadari, kerja keras belum selesai. Kerja keras akan dimulai sekarang," kata Arteta di situs resmi tim.

"Dan harapan dimulai sekarang dan jika mereka memiliki mentalitas ini, mereka memiliki potensi, kami percaya pada mereka. dan mereka akan memiliki peluang tampil di tim utama," jelasnya.

Arsenal memang dikenal sebagai tim besar yang suka menggunakan pemain-pemain muda. Namun, cara itu belum mampu membuat tim mereka seganas pada masa manajer Arsene Wenger.

Musim lalu, The Gunnars kembali finis di luar empat besar. Ini adalah kali kelima beruntun klub London utara itu gagal masuk Liga Champions.

Bahkan trennya menurun. Setelah finis di posisi 5-6 pada 2017-2019, Arsenal menuntaskan musim di urutan delapan dalam dua tahun terakhir.

Beruntungnya, sebutan medioker performa di Premier League itu sedikit tertutupi dengan dua titel Piala FA dan dua gelar Community Shield

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel