Janji Manny Pacquiao Usai Pramugari Cantik Tewas Diperkosa 11 Pria

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Raksasa tinju asal Filipina, Manny Pacquiao sangat terpukul dengan kepergian temannya seorang pramugari Philippine Airlines bernama Christine Angelica Dacera.

Ya, dunia dalam sepekan ini digemparkan dengan tewasnya Dacera. Wanita berparas cantik itu ditemukan di bak mandi kosong, di salah satu kamar hotel City Garden Grand Hotel di Makati City, pada 1 Januari 2021.

Teman sekamarnya pertama hanya mengira Dacera tertidur di bak mandi. Bahkan ia sempat memberikan selimut kepada Dacera.

Namun, dia mulai curiga ketika bangun pada pagi harinya. Dacera tak beranjak dari posisi awal saat ia temui. Kemudian, teman Dacera itu dan staf hotel membawa ke rumah sakit terdekat, dan Dacera dinyatakan meninggal dunia.

Kabar ini menjadi heboh lantaran penyebab kematian sang pramugari. Awalnya korban diduga meninggal dunia karena aneurisma.

Namun, polisi menemukan laserasi dan sperma di alat kelamin korban, serta luka goresan di lengan serta kakinya.

Setelah melakukan investigasi, Polisi Makati City mengajukan tuntutan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap 11 orang pria yang saat itu bersama korban di malam kejadian.

Pacquiao tak mau tinggal diam dengan kematian rekannya ini. Dia menyerukan kebangkitan hukuman mati bagi kasus pelecehan seksual.

Menurut Pacquiao, meninggalnya Dacera adalah salah satu alasan tepat untuk membuat pelaku pemerkosaan dihukum mati.

"Hal yang paling tidak saya sukai dari semuanya adalah pemerkosaan yang berujung pembunuhan, jadi saya mendorong hukuman mati. Pemerintah membutuhkan cambuk (hukuman) yang kuat," kata Pacquiao, dikutip ABS-CBN.

Tak sampai disitu, Pacquiao juga memberikan janji yang menggiurkan bagi siapa saja yang mampu menangkap pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Dacera.

"Saya akan memberikan P500,000 (senilai Rp 141 juta) kepada siapa saja yang menangkap tersangka," ucapnya.