Janji Nadiem Buat Guru Honorer, Tahun Depan Bisa Jadi ASN

Raden Jihad Akbar, Arrijal Rachman
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, akan menggelar tes massal tahun depan yang bisa diikuti seluruh guru honorer. Tes itu dilakukan supaya mereka memiliki kesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tanpa terkecuali, dia menegaskan, seluruh guru honorer tersebut akan bisa ikut tes itu secara online, meskipun dia belum dapat memastikan kapan realisasi pelaksanaan tes massal tersebut.

Baca juga: Genjot Ekonomi RI 6 Persen Butuh Investasi Rp4.983,2 Triliun

"Mereka bisa mendapat kesempatan yang adil untuk bisa membuktikan kelayakan mereka menjadi ASN," tutur dia secara virtual, Selasa, 17 November 2020.

Menurut Nadiem, tes massal itu akan menjadi ajang bagi seluruh tenaga pendidik honorer untuk menunjukkan kelayakannya sebagai ASN yang juga digaji melalui anggaran pemerintah pusat.

Jika mampu lulus pada tes tersebut, Nadiem memastikan bahwa mereka akan memiliki status ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau yang dikenal dengan istilah P3K.

"Semua guru honorer akan punya kesempatan untuk menunjukkan kelayakannya melalui suatu tes online apakah mereka bisa menjadi guru P3K dengan tingkat kesejahteraan yang didukung pemerintah pusat," ujarnya.

Dengan mekanisme seleksi tersebut, Nadiem menegaskan bahwa seluruh tenaga honorer yang ada di Indonesia saat ini memiliki kesempatan yang sama dan setara untuk bisa menjadi P3K.

"Berarti itulah langkah pertama di 2021 bahwa guru honorer secara serentak semuanya bisa ikut tes kelulusan jadi P3K. Berarti mereka bisa mendapat kesempatan yang adil," katanya.