Janjian di Medsos, 2 Kelompok Pemuda di Palembang Tawuran sebabkan 1 Tewas

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pelajar SMA tewas dalam tawuran yang melibatkan dua kelompok pemuda. Tawuran dipicu karena saling ejek di media sosial.

Korban, FAP (18), tewas dengan banyak luka bacok, tusuk dan sayatan di tubuhnya. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong akibat banyak mengeluarkan darah.

Tawuran itu terjadi di Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Minggu (15/1) pukul 03.30 WIB. Pertikaian berawal dua kelompok pemuda saling hujat di media sosial.

Lantas mereka sepakat bertemu dan tawuran di TKP. Kemudian, mereka dibubarkan anggota gabungan dari Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang. Ketika penyisiran, petugas menemukan korban terkapar di jalan dengan kondisi mengenaskan.

Saat itu, polisi mengamankan delapan pelaku tawuran berikut sejumlah barang bukti dari lokasi seperti 3 bilah golok dan 12 unit sepeda motor. Mayoritas mereka pemuda berusia 16-21 tahun.

"Satu korban tewas akibat dikeroyok saat tawuran antardua kelompok," ungkap Kanitreskrim Polsek Ilir Barat I Palembang Kompol Iptu Apriansyah, Senin (16/1).

Dari pemeriksaan, penyidik baru menetapkan satu tersangka, yakni RZ (21). Tersangka mengaku mengeroyok korban bersama empat rekannya yang kini diburu polisi.

"Sejauh ini ada lima pelaku, tapi baru satu yang jadi tersangka. Kasus ini masih terus dikembangkan," ujarnya.

Untuk mencegah aksi tewuran kembali terulang, pihaknya akan mengintensifkan patroli pada malam hari di lokasi rawan. Masyarakat juga diimbau segera menghubungi polisi jika melihat gelagat kelompok pemuda yang mencurigakan.

"Tawuran sangat mudah terjadi, masalah sepele juga jadi pemicunya, termasuk kejadian satu ini, karena saling hujat di medsos," pungkasnya. [eko]