JAPFA buka lomba AKJJ apresiasi jurnalis sebarkan edukasi stunting

PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk membuka lomba bertajuk "Apresiasi Karya Jurnalistik JAPFA" (AKJJ) guna mengapresiasi para jurnalis yang menyebarkan edukasi terkait kekerdilan pada anak (stunting) kepada masyarakat.

“Penyelenggaraan AKJJ 2022, merupakan salah satu bentuk apresiasi kami kepada rekan-rekan jurnalis yang selama ini membantu menginformasikan dan menyajikan pemberitaan terkait kegiatan perusahaan dan stunting,” kata Direktur Corporate Affairs JAPFA Rachmat Indrajaya dalam konferensi pers yang diikuti di Jakarta, Selasa.

Rachmat menuturkan pihaknya akan terus mendukung berbagai upaya pemerintah dalam rangka menurunkan angka prevalensi stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024, di antaranya melalui kegiatan JAPFA for Kids, Posyandu Berdaya dan AKJJ.

Baca juga: PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk bantu 15.000 telur bagi korban gempa

AKJJ diselenggarakan bagi seluruh media yang berasal dari Indonesia (WNI), memiliki kartu pers resmi atau dilengkapi dengan surat keterangan tempat kerja dan media tempat bekerja, memiliki legalitas yang sah dan memiliki badan hukum.

Pendaftaran lomba dibuka mulai tangga 14 Juni-10 September 2022. Sementara pengumuman pemenang dilakukan pada tanggal 30 September 2022. Pemenang akan mendapatkan hadiah sejumlah uang tunai.

Terdapat tiga kategori perlombaan AKJJ, yakni karya jurnalistik cetak, karya jurnalistik online dan karya jurnalistik foto. Media dapat mengirimkan lebih dari satu artikel yang sudah dipublikasikan, baik di media cetak maupun online dengan durasi penayangan artikel sejak 1 September 2021-10 September 2022.

Masing-masing media dapat mengirimkan artikel atau foto sesuai dengan aturan yang berlaku dari pihak JAPFA melalui email corporatecommunication@japfa.com.

Dengan mendaftarkan dan mengirimkan artikel atau foto tersebut, media telah menyetujui semua syarat dan ketentuan lomba, baik yang ditentukan sekarang maupun di kemudian hari oleh JAPFA.

Baca juga: PT Japfa Foundation berikan beasiswa pada mahasiswa IPB University

Baca juga: Kemhan gandeng Japfa bagikan makanan siap saji untuk tenaga medis

“Setiap artikel atau foto yang diikutsertakan bukan plagiat, terjemahan, hasil edit, rangkuman atau mengandung unsur pelecehan dan penghinaan terhadap SARA,” ujar dia.

Melalui karya jurnalistik tersebut, ia berharap semua pihak terkait mampu mengetahui titik permasalahan beserta solusi penyelesaian stunting pada anak yang tepat sesuai dengan kondisi riil di Indonesia. Utamanya, sejak sebelum ibu memasuki masa kehamilan melalui perbaikan asupan gizi.

“Kegiatan AKJJ ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung pencegahan stunting melalui upaya edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya gizi seimbang dan protein hewani kepada masyarakat melalui peran penting media,” ucap Rachmat.

Informasi lebih lanjut terkait persyaratan mengenai lomba, kata Rachmat, dapat diperoleh di website resmi JAPFA maupun media sosial JAPFA, yakni @japfa.id.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel