Jarak Tempuh Mobil Listrik Dipengaruhi oleh Karet Ini

·Bacaan 1 menit

VIVAMobil listrik mulai banyak berseliweran di dunia, kendaraan canggih ini dianggap sebagai transportasi masa depan karena bisa menyelesaikan satu masalah besar.

Masalah yang dimaksud adalah polusi udara, di mana gas buang yang dihasilkan dari mesin kendaraan bermotor menjadi salah satu penyumbang kerusakan lingkungan dan buruknya kesehatan.

Berbeda dengan zaman dahulu, mobil listrik saat ini sudah jauh lebih modern dan dibekali teknologi canggih yang memungkinkannya untuk menempuh perjalanan jauh.

Salah satu teknologi yang berperan meningkatkan daya jelajahnya, yakni ban. Karet berbentuk bundar ini harus memiliki spesifikasi khusus, supaya bisa mengurangi hambatan yang ada.

Seperti yang dipasang di Volkswagen ID.4, mobil listrik asal Jerman itu menggunakan ban rancangan Hankook yang diberi nama Ventus S1 evo 3 ev dan didesain khusus untuk kendaraan setrum.

Hambatan gulir yang dikurangi, bobot yang lebih ringan dan kapasitas penyangga beban yang lebih tinggi merupakan karakteristik penting dari ban mobil listrik, agar mampu mendukung performa baterai dan jarak tempuh kendaraan, serta menunjang bobot kendaraan mobil listrik yang cenderung lebih berat.

““Prototype kendaraan listrik dari VW sudah menggunakan ban Hankook. Kami sangat senang bisa memperluas dan mendukung portofolio sistem berkendara alternatif dengan ban untuk ID.4,” ujar Executive Vice President and Director of OE Division Hankook Tire, Jeongho Park melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Minggu 22 Agustus 2021.

Teknologi lain yang ditawarkan dari ban tersebut, yakni kemampuan sealing atau penyegelan yang secara otomatis dapat menutup kebocoran hingga 5 mm di bagian tapak ban. Dengan begitu, mobil tidak lagi perlu dibekali oleh ban cadangan atau serep.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel