Jaring Sampah di Sungai Selalu Hilang, Ini Langkah Pemkab Bekasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal memasang jaring besi permanen di beberapa titik aliran sungai. Langkah ini diambil untuk mencegah sampah yang terbawa arus dari daerah lain tidak menumpuk dan menghambat aliran sungai.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong mengatakan, pemasangan jaring besi di beberapa titik aliran sungai masih dalam kajian. Namun dipastikan pemasangannya dilakukan tahun ini.

"Tahun ini kita punya anggaran, kita akan pasang jaring yang terbuat dari besi dan setiap dua sampai tiga minggu sekali kita angkat sampahnya. Untuk titiknya nanti akan kita sampaikan lagi," ucapnya, Jumat (23/9).

Cegah Banjir

Dia mengatakan, upaya mencegah sampah menumpuk di aliran sungai dengan memasang jaring sudah pernah dilakukan beberapa kali. Namun jaring yang dipasang selalu hilang.

"Sudah beberapa kali kita melakukan itu, tapi jaringnya selalu hilang, entah karena terbawa arus atau ada yang nakal. Makanya kita mau pasang jaring lagi tapi yang terbuat dari besi. Nanti juga ada petugas yang diberikan kewenangan untuk menjaga jaring itu supaya tidak hilang lagi," ungkap Rahmat.

Sampah yang menumpuk di beberapa aliran sungai tidak hanya berasal dari sampah rumah tangga di Kabupaten Bekasi, tapi juga berasal dari daerah lain.

"Ya kalau dari daerah lain tidak ada kepedulian, kita susah, jadi lebih baik sampah yang ada di wilayah kami, ya kami angkut, karena kita kan wilayahnya yang paling ujung. Jadi jangan berpikir sampah yang buang dari mana, tidak akan ada habisnya," katanya.

Sekadar diketahui, beberapa waktu lalu sebanyak 130 ton sampah diangkat dari empat aliran sungai di Kecamatan Tambun Utara dan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Upaya itu dilakukan untuk mencegah banjir yang disebabkan meluapnya sungai. [yan]