Jaringan Narkoba Internasional Disetir dari Medan  

TEMPO.CO, Medan -- Badan Reserse Narkoba Mabes Polri mengungkap jaringan narkoba internasional yang dikendalikan dari Kota Medan, Sumatera Utara. Dalam penyergapan, Selasa, 23 April 2013, petugas dari Direktorat 4 Narkoba Bareskrim menembak mati dua orang tersangka. (Baca: 2 Anggota Jaringan Narkoba Internasional Tewas)

Direktur 4 Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Arman Depari, mengatakan penangkapan dua tersangka Ramadhan Puda Kesuma, 27 tahun, dan SSA alias Kiki, 50 tahun--keduanya penduduk Medan--merupakan hasil pengembangan dari penangkapan tiga tersangka dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, satu pekan lalu. "Ini hasil operasi selama dua bulan," kata Arman kepada wartawan, Rabu, 24 April 2013.

Berbekal informasi nama dari tiga tersangka yang ditangkap di Banjarmasin, DN, RH, dan MR, petugas Direktorat 4 Narkoba Bareskrim Mabes Polri menangkap Ramadhan dan Kiki di kamar 1218 Hotel Grand Aston, Jalan Balai Kota, Medan. Arman menjelaskan, tersangka Ramadhan ditembak karena melakukan penusukan dengan senjata tajam kepada petugas. "Beruntung petugas gunakan pakaian anti sajam," ujar Arman.

Tersangka Kiki juga bernasib sama saat dibawa petugas untuk pengembangan di komplek perumahan Bumi Hijau Regency. "Tersangka KK berusaha melarikan diri," Arman menegaskan. Dari kedua tersangka yang ditangkap di Kota Medan, Arman mengatakan, disita barang bukti 2 kilogram sabu dan 10 ribu butir ekstasi.

Arman menegaskan, Kiki dan Ramadhan memiliki peran sebagai penerima narkoba yang dipasok bandar narkoba asal Malaysia, bernama Mursal. "Kami dapat informasi barang buktinya dipasok dari Malaysia dengan jalur perairan Tanjung Balai-Asahan," kata Arman.

Hasil operasi penangkapan yang dilakukan Mabes Polri di Kota Banjarmasin dan Kota Medan, disita barang bukti berupa, 9 kilogram sabu, 10.021 butir ekstasi, 6.785 butir happy five atau erimin, 2,5 ons serbuk ekstasi, dan 14 telepon genggam.

SOETANA MONANG HASIBUAN

Berita Lainnya:

Bayern Hancurkan Barcelona 4-0

Lewat Twitter, SBY Umumkan Kenaikan BBM

Putra Sulung Amien Rais Jadi Caleg PAN  

Begini Cara Jenderal Djoko Cuci Uang

Klasemen dan Top Skor Sementara Liga Inggris

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.