Jaringan sinema Korea diprotes karena model iklan telanjang dada

·Bacaan 2 menit
Cowok bertelanjang dada berpose dengan kantong popcorn
Cowok bertelanjang dada berpose dengan kantong popcorn

Hari baru, gaya pemasaran baru. Kali ini terjadi di Korea Selatan, sebuah konsep pemasaran menggunakan pria berotot bertelanjang dada sebagai model iklan menjadi viral. Strategi ini dibuat dalam rangka meningkatkan penjualan popcorn.

Berdasarkan panduan COVID-19 pemerintah Korea Selatan, penonton tidak diizinkan membawa makanan ke dalam bioskop kecuali air minum dan minuman non-alkohol. Agar dapat tetap bertahan di tengah menurunnya penjualan box office dan untuk mendatangkan lebih banyak pemasukan, jaringan bioskop CGV di Korea baru-baru ini memperkenalkan "popcorn kemasan karung", yang iklannya menampilkan seorang model bertelanjang dada dikelilingi karung-karung popcorn. 

Jenis huruf dan desain retronya mengingatkan kita pada karung tepung yang populer di tahun 1980-an. Harganya pun terbilang lebih murah dibandingkan dengan popcorn yang biasa dijual untuk menemani saat menonton.

Iklan tersebut cepat menjadi viral dan komentar pun membanjiri halaman Facebook CGV. Opini warga terbagi antara yang senang dengan keberadaan foto "cuci mata" tersebut dan yang menentang. Para penentang menyatakan ada unsur objektifikasi pria di dalam iklan tersebut, mengingat penggunaan model bertelanjang dada untuk iklan popcorn dianggap kurang bisa diterima.

Seorang model pria berpakaian lengkap berpose dengan sekantong popcorn.
Seorang model pria berpakaian lengkap berpose dengan sekantong popcorn.

Menurut 8days.sg, komentar-komentar di postingan CGV mencakup pertanyaan warganet, "Ini iklan popcorn atau layanan seksual? Mana ada orang beli popcorn untuk dituangkan ke badan sambil bertelanjang dada, atau berbaring di atas hamparan popcorn?" Beberapa komentar lain juga menuding CGV membuang-buang makanan karena pemasarannya ini.

Akibat kontroversi ini, CGV, yang merupakan jaringan bioskop multiplex terbesar di Korea Selatan, telah menghapus foto yang menampilkan pria bertelanjang dada tersebut. Mereka menggantinya dengan gambar pria mengenakan pakaian kerja lengkap, serta beberapa foto popcorn.

Jaringan bioskop tersebut baru-baru ini telah mengumumkan laporan keuangannya, yang mencatatkan kerugian bersih kuartal pertama sebesar 106,8 miliar won (sekitar Rp1,37 triliun). Perusahaan ini tetap berada dalam status defisit terlepas dari jumlah kerugian yang lebih sedikit dibanding tahun 2020, dan penjualan tiket film pun mengalami penurunan 29,1%.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel