Jasa Armada Indonesia bagikan dividen interim Rp18,15 miliar

·Bacaan 2 menit

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) melaksanakan pembayaran dividen interim tahun buku 2021 kepada para pemegang saham sebesar Rp18,15 miliar atau Rp3,44 per saham pada Jumat (24/12) ini.

"Dengan hubungan yang semakin baik, serta apresiasi IPCM kepada pemegang saham dalam bentuk pembagian dividen interim, diharapkan posisi IPCM di market akan semakin baik sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan," kata Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPCM Shanti Puruhita dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Perseroan secara konsisten telah melakukan pembagian dividen interim selama tiga tahun terakhir yaitu pada 2019, 2020, dan 2021 sebagai wujud penghargaan IPCM kepada para pemegang saham.

Sebelumnya, IPCM menggelar "Investors and Analysts Port Visit" pada 20 Desember 2021 lalu di Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan tersebut diikuti 18 perwakilan investor dan analis pasar modal antara lain dari Jasa Raharja, Pelabuhan Indonesia Investama, Reliance Manajer Investasi, BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, MNC Sekuritas, Korea Investment & Sekuritas Indonesia, Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan Panin Sekuritas.

Dalam kesempatan tersebut, Corporate Secretary IPCM Eddy Haristiani menjelaskan kondisi terkini perseroan yang terus tumbuh baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih per September 2021, serta komitmen perseroan dalam menyiapkan tambahan armadanya.

Dalam kesempatan yang sama, Eddy mengajak peserta menjajaki pengalaman naik kapal tunda di area kolam Pelabuhan Tanjung Priok. Para investor dan analis melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal tunda Bima 034 yang memiliki kekuatan 3200 HP, dengan jarak tempuh sekitar 2-3 nautical miles dari pilot station Tanjung Priok. Selama perjalanan, peserta diberikan penjelasan langsung oleh kapten kapal mengenai kegiatan operasional kapal tunda.

Pada 2021, IPCM mendapatkan sertifikasi untuk International Safety Management (ISM) Code serta Safety Management System untuk perusahaan (DOC ISM CODE) dan 10 kapal tunda (SMC ISM CODE) untuk periode 2021-2025.

Selain itu, pada 2021, IPCM berhasil naik kelas ke papan utama dari sebelumnya di papan pengembangan, bersama saham-saham perusahaan berskala besar yang diukur dari salah satunya yaitu nilai aktiva berwujud bersih.

PT Jasa Armada Indonesia Tbk merupakan satu-satunya perusahaan dalam bidang jasa pemanduan dan penundaan yang mencacatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 22 Desember 2017 dan merupakan anggota dari Pelindo Group atau PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Bisnis utama perseroan adalah bergerak dalam bidang pelayanan jasa pemanduan dan jasa penundaan dengan pangsa utama yaitu melayani kegiatan pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja Pelindo Regional II yang meliputi pelabuhan dengan perluasan pasar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Laba IPCM meningkat 30 persen jadi Rp90,5 miliar pada September
Baca juga: Jasa Armada Indonesia dan Langlang Laju Layang ekspansi pasar di Aceh
Baca juga: Jasa Armada luncurkan empat kapal tunda baru senilai Rp230 miliar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel