Jasa Marga dukung penerapan "one way" dari GT Kalikangkung - Halim

Jasa Marga atas diskresi Kepolisian mendukung pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way mulai dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung hingga Halim.

"Atas diskresi Kepolisian, Jasa Marga mendukung pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way dari KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Semarang-Batang sampai dengan KM 03+500 Halim sejak pukul 07.00 WIB," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan. Pastikan kecukupan perbekalan, saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman.

Pengguna jalan tol juga diimbau memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV real time di jalan tol melalui aplikasi Travoy. Informasi dan pelayanan lalu lintas dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080.

Baca juga: Jasa Marga dukung "one way" dari GT Kalikangkung hingga Tol Japek

Sebelumnya PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 563.593 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Lebaran 2 hingga H+2 Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 yang jatuh pada Selasa-Kamis, 3-5 Mei 2022.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).

Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini naik 41,1 persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 399.333 kendaraan.

Untuk distribusi lalu lintas masuk Jabotabek dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 308.641 kendaraan (54,76 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 129.577 kendaraan (22,99 persen) dari arah Barat (Merak), dan 125.375 kendaraan (22,25 persen) dari arah Selatan (Puncak).

Baca juga: H+2 Lebaran, 563 Ribu kendaraan kembali ke Jabotabek

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel