Jasa Marga paparkan antisipasi arus mudik Lebaran di Tol Jagorawi

·Bacaan 2 menit

Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola ruas Tol Jagorawi mempersiapkan pelayanan operasional jalan tol dan antisipasi kepadatan dalam menghadapi arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

”Pada Ruas Tol Jagorawi, akan dilakukan penempatan petugas dan armada operasional pada lokasi yang berpotensi terjadinya kepadatan baik saat arus mudik maupun arus balik,” ujar General Manager Representative Office 1 JMT Tri Wahyu Subekti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Titik lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan saat arus mudik (arah Bogor/Ciawi) antara lain di KM 7+200, KM 13+000, KM 36+400, selepas GT Bogor 1 dan GT Ciawi 1.

"Sedangkan titik – titik lokasi potensi kepadatan saat arus balik (arah Jakarta) antara lain GT Ciawi 2, GT Sentul Selatan 2, Km 15+200 Simpang Susun (SS) Cimanggis arah Jakarta, KM 14+600, KM 8+800 Kanalisasi Pasar Rebo," katanya.

Selain ruas JORR E yang potensi padat (keluar Jakarta) yaitu di Ramp 3 KM 45 + 200 Cikunir dan Ramp 1 KM 46+200, sedangkan arus balik (menuju Jakarta) antara lain di GT Cikunir 4 dan GT Cikunir 6.

Baca juga: Jasa Marga akan fungsikan Tol Japek II Selatan secara situasional

JMT juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) melakukan antara lain penerapan contra flow di KM 17+200 sampai KM 8+800 arah Jakarta dan KM 44+600 hingga KM 46+400.

Kemudian di ruas JORR E, jika terjadi kepadatan arah Jakarta – Cikampek akan dilakukan rekayasa lalu lintas dengan meluruskan kendaraan dari arah Jati Asih keluar ke arah Pondok Kelapa.

Selanjutnya kendaraan menggunakan lajur kanalisasi yang telah disiapkan untuk dapat melakukan putar balik masuk kembali ke jalur utama melalui bukaan sementara yang telah disiapkan sebelum GT Kalimalang 2 dan selanjutnya mengarah ke Cikampek/Bandung melalui KM 46+200. Pengguna jalan tidak perlu melakukan transaksi kembali saat melakukan putar balik tersebut.

Pekerjaan pemeliharaan yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas akan dihentikan sementara sejak (H-10) sampai dengan H+10 Lebaran. Sedangkan pekerjaan penambalan lubang dan penggantian lamputetap dilaksanakan dengan menyiagakan tim standby, tim sapu lubang 24 jam serta penyiagaan pompa dititik lokasi rawan genangan.

Peningkatan layanan juga dilakukan pada lokasi rest area antara lain lokasi top up uang elektronik dan fasilitas toilet portabel, serta serta memastikan ketersediaan BBM dan air bersih.

Baca juga: Jasa Marga lanjutkan pemeliharaan Tol Jagorawi sepanjang 255 meter

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel