Jasa Marga Prediksi Malam Ini Puncak Arus Balik di Tol Cikampek

Agus Rahmat, Eduward Ambarita
·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Jasa Marga (persero) memprediksi puncak arus balik libur Idul Adha 1441 H, akan terjadi pada Minggu malam hari ini 2 Agustus 2020 hingga Senin dini hari. Untuk menghindari potensi kepadatan, operator jalan tol ini mengimbau pengguna untuk memaksimalkan persiapan sebelum memulai perjalanan.

Lonjakan arus balik diperkirakan berada di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II layang atau elevated. Ruas jalan tol tersebut merupakan akses utama pengguna jalan dari arah timur, yaitu dari Jalan Tol Trans Jawa dan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

"Kami mengimbau kepada pengguna jalan yang saat ini masih berada di luar Jakarta, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur, untuk dapat memulai perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal atau setelah hari Minggu. Dikhawatirkan bila bepergian secara bersamaan dan menunda-nunda perjalanan di hari ini, maka minggu (02/08) malam akan terjadi kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang bisa mengakibatkan antrean sangat panjang,” ujar General Manager Representative Office 1 Jasa Marga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejari, kepada wartawan, Minggu 2 Agustus 2020.

Baca juga: Ike Muti Minta Maaf, Pemprov DKI Sebut Masalah Selesai

Widiyatmiko mengatakan, persiapan yang dimaksud yakni dengan memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima. Tak lupa, ia mengingatkan agar bahan bakar kendaraan tercukupi.

"Mengingat ada potensi kepadatan di SPBU di rest area pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengisi BBM kendaraannya terlebih dahulu sebelum memasuki Jalan Tol Jakarta-Cikampek,” ujar Widiyatmiko.

Jasa Marga dan pihak terkait juga menyiapkan sejumlah skenario dalam mengatasi potensi kepadatan lalu lintas. Salah satunya membuka gardu di gerbang tol Cikampek Utama. Pihaknya bersama kepolisian tengah menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti jalur contra flow yang sewaktu-waktu bisa diberlakukan.

“Kami akan mengatur buka-tutup rest area bila diperlukan akibat membludaknya kendaraan yang ingin memasuki rest area sehingga mengganggu arus lalin di jalan tol,” ujarnya. (ren)