Jasa Raharja Bayar Santunan Kecelakaan Rp6,6 Miliar

Pontianak (Antara) - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Pontianak, sejak Januari hingga 31 Maret 2013 telah membayar uang santunan terhadap korban kecelakaan sebesar Rp6,6 miliar, kata Kepala Jasa Raharja Cabang setempat, Eko Setyanto.

"Pembayaran uang santunan asuransi itu, kami berikan terhadap korban meninggal, cacat tetap, perawatan dan termasuk untuk biaya pemakaman," kata Eko Styanto di Pontianak, Kamis.

Eko menjelaskan, dalam lima tahun terakhir mulai tahun 2008 hingga 2012, pihaknya telah membayar uang santunan terhadap korban kecelakaan sebesar Rp112,97 miliar, atau cenderung naik dalam setiap tahunnya.

"Atau rata-rata pembayaran uang santunan terhadap korban kecelakaan sebesar Rp2 miliar/bulannya untuk Cabang Pontianak atau Kalimantan Barat umumnya," ungkap Eko.

Dalam kesempatan itu, dia menyatakan, pembayaran uang santunan oleh Jasa Raharja kepada korban meninggal karena kecelakaan paling lambat tujuh hari, karena syarat cukup mudah, cukup melampirkan laporan polisi dan persyaratan pelengkap lainnya, dan santunan diberikan kepada korban atau ahli waris.

"Kami juga melakukan `jemput bola` bagi korban kecelakaan yang tidak mengetahui bagaimana prosedur untuk klaim asuransi kecelakaan pada Jasa Raharja," ujar Eko.

Kepala Jasa Raharja Cabang Pontianak menyatakan, selain memenuhi kewajiban dalam membayar uang santunan terhadap korban kecelakaan, pihaknya juga menggalakkan sosialisasi terkait pencegahan agar tingkat kecelakaan lalu lintas di Kalbar menurun.

Salah satunya, Jasa Raharja Cabang Pontianak pada, Sabtu (13/4) akan melakukan dialog publik dengan tema "Meningkatkan Eksistensi Jasa Raharja Sebagai Asuransinya Masyarakat Indonesia" yang akan diselenggarakan kerja sama dengan Pontianak Post di Gedung UPT STAIN Pontianak dan disiarkan langsung oleh RRI Pontianak.

"Dalam dialog tersebut kami mengharapkan akan terjadi diskusi antara narasumber dengan peserta dialog, juga melalui telepon dan pesan singkat melalui telepon genggam, yang akan dihadiri oleh siswa dan siswi SMA/sederajat, serta mahasiswa," kata Eko.

Adapun sejumlah narasumber yang akan hadir, diantaranya Wali Kota Pontianak Sutarmidji, pengamat transportasi, kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kalbar.(fr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.