Jasad Pria Tanpa Celana Ditemukan di Sungai Ciliwung Depok

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Warga di bantaran Sungai Ciliwung tepatnya di Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, dikejutkan dengan penemuan sosok jasad seorang pria tanpa celana. Jasad tersebut ditemukan mengambang di antara tumpukan sampah di aliran Sungai Ciliwung.

Kapolsek Beji, Kompol Agus Khaeron mengatakan, penemuan jasad berawal dari laporan warga sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi jasad tersebut.

"Saat ditemukan mayat dalam kondisi tengkurap di aliran sungai Ciliwung," ujar Agus, Rabu 13/10/2021).

Agus menjelaskan, pengangkatan jasad dari aliran sungai telah dilakukan anggota kepolisian bersama Tagana dan komunitas di Sungai Ciliwung. Jasad berjenis kelamin pria itu belum diketahui usia maupun identitas lainnya.

"Kemungkinan mayat ini kebawa arus Sungai Ciliwung dari wilayah Bogor karena warga sekitar tidak ada yang mengenali," terang Agus.

Dari kondisinya, kepolisian menduga jasad tersebut sudah tiga hari lebih mengambang dan terbawa arus Sungai Ciliwung. Kepolisian belum bisa memastikan jasad tersebut merupakan korban kekerasan atau kecelakaan.

"Tidak ada identitasnya, tadi anggota berada di lapangan melakukan evakuasi," ungkap Rojudin.

Diduga Hanyut Saat Buang Air di Sungai

Sementara itu, Babinkamtibmas Kelurahan Kemirimuka, Aiptu Rojudin mengungkapkan bahwa jasad tersebut ditemukan di antara tumpukan sampah Sungai Ciliwung.

Saat ditemukan, jasad tersebut masih menggunakan baju tanpa celana. Diduga jasad tersebut hanyut terbawa arus saat hendak buang air di Sungai Ciliwung.

"Cuma pakai baju saat ditemuin tanpa menggunakan celana," ujar Rojudin.

Rojudin mengungkapkan, saat ditemukan jasad sudah dalam kondisi bengkak. Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, jasad telah dievakuasi ke rumah sakit untuk diautopsi.

"Sudah dievakuasi dan dikirim ke RS Polri Kramat Jati," tutup Rojudin.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel