Jasad Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan Dikubur di Pekarangan Rumah

Patroli Indosiar, Cilacap - Kecurigaan warga Kroya, Cilacap, Jawa Tengah atas menghilangnya remaja yang berkebutuhan khusus kini terjawab sudah. Polisi saat ini masih memeriksa ibu kandung korban.  

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Selasa (19/11/2019), jasad Fina Hayati (18) terkubur sedalam kurang dari 1 meter, tepat di samping rumahnya. Ia didapati terkubur dengan terbungkus sebuah plastik putih.

Temuan remaja yang berkebutuhan khusus ini berawal dari kecurigaan warga yang sudah sepekan terakhir tidak menjumpai Fina yang biasa ada di rumah.

Korban selama ini hanya tinggal berdua dengan sang ibu, yang juga memiliki keterbelakangan mental. Kemudian warga secara diam-diam menyisir sekitar halaman rumah dan mendapati gundukan tanah mencurigakan.

"Saya sama temen-temen itu keliling pekarangan, sumur juga dikontrol. Lah tau-tau tadi pagi kok ada yang aneh terus dicukil-cukil (digali) lah, terusnya kok bau terus lapor," ujar saksi Sumarti.

Olah tempat kejadian perkara langsung dilakukan aparat Polsek Kroya yang mendapat laporan warga guna mengetahui pasti apa penyebab kematian Fina yang diduga dikubur ibu kandungnya dan saat ini masih dalam pemeriksaan polisi.

"Kondisinya kan tadi tim Inafis. Karena saya setelah ada laporan dari warga, kami dari Polsek melakukan olah TKP. (Jasad) terkubur. (Berapa meter dalamnya) enggak terlalu dalam, kurang lebih 50 sentimeter, belum ada satu meter," Kanit Reskrim Polsek Kroya Ipda Ibnu Syahid.

Sementara itu, jasad Fina Hayati masih berada di Rumah Sakit Margono Sukarjo untuk kepentingan autopsi.