"Jastip" dulang rezeki pada Jakarta Fair Kemayoran

Sejumlah pelaku usaha jasa penitipan (Jastip) belanja mengaku mendulang rezeki saat gelaran Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat.

Salah seorang pelaku jastip, Santi mengatakan dirinya mendapatkan banyak pesanan jastip belanja untuk paket makanan kecil selama gelaran Jakarta Fair tahun ini.

Baca juga: Slankers dari berbagai daerah ramaikan PRJ

“Kebanyakan paket jastipnya paket ciki, biasanya untuk syukuran atau ultah anak-anak," ujar Santi.

Selama menjalankan usaha jastip saat gelaran Jakarta Fair, Santi mengaku meraih keuntungan lebih dari Rp500 ribu setiap penitipan.

“Biasanya biaya jastip itu mulai dari Rp5 ribu hingga Rp10 ribu tergantung produk apa yang mau dibeli," tuturnya.

Santi menambahkan Jakarta Fair yang selalu ramai dikunjungi membuat sebagian masyarakat menjadi enggan untuk berbelanja terlalu lama sehingga menjadikan usaha jasa penitipan menjadi pilihan untuk berbelanja.

Selain Santi, pelaku usaha jasa titip lainnya, Dian mengaku lebih memilih penitipan untuk pembelian produk kecantikan.

Baca juga: Jajanan produk "90-an" hadir di Jakarta Fair Kemayoran

“Aku buka open jastip biasanya itu brand fashion, tapi karena lagi Jakarta Fair aku observasi mana yang lagi diskon terus aku upload di sosial media, hasilnya lumayan untuk nambah uang kuliah," ujar Dian.

Menurut Dian, sejumlah merek akan melakukan diskon besar-besaran hingga 80 persen pada penghujung gelaran Jakarta Fair, sehingga pelaku jastip semakin mendapatkan orderan.

Selama berlangsungnya gelaran Jakarta Fair 2022 ini, telah membantu perekenomian beragam sektor usaha hingga membuka lapangan pekerjaan tak terkecuali usaha jasa penitipan.

Diketahui, Jakarta Fair Kemayoran merupakan pameran terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara yang berlangsung sejak 9 Juni hingga berakhir Minggu esok.

Baca juga: UMKM asal Surabaya bersaing di Jakarta Fair Kemayoran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel