Jatah Air Zamzam Jemaah Indonesia Hanya 5 Liter, Ini Kata Menag

Merdeka.com - Merdeka.com - Jemaah haji dilarang keras memasukkan air zamzam di kemasan apapun ke dalam koper mengacu aturan keselamatan penerbangan. Sebagai gantinya, jemaah akan mendapatkan lima liter air zamzam yang dipersiapkan pemerintah dan dapat diambil di debarkasi setibanya di Tanah Air.

Larangan itu rupanya tak serta merta diikuti jemaah. Masih saja ada jemaah yang coba-coba memasukkan air zamzam ke koper meski akhirnya terpaksa dibongkar karena ketahuan petugas.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memahami kebutuhan jemaah menjadikan air zamzam sebagai oleh-oleh untuk keluarga di Tanah Air. Itu sebabnya, saat bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi, Menag mengajukan penambahan air zamzam yang dipersiapkan di debarkasi.

"Kita usahakan, saya sampaikan ke Pak Menteri haji dan umrah terkait tambahan zamzam. Ketika jemaah datang ke Tanah Air, yang datang itu seperti pengajian, muktamar akbar. Jadi zamzam 5 liter itu kurang, mesti ditambah air mineral," kata Menag di Jeddah.

Menag menceritakan pada Menteri Saudi, ciri khas masyarakat Indonesia terhadap orang yang berhaji berbeda dengan negara lain.

"Kami berbeda di Indonesia dengan negara lain. Keluarga dan tetangga jemaah kami beda dengan negara lain," kata dia.

Menag menambahkan, setelah mendapat masukan tersebut, menteri haji dan umrah Saudi berjanji akan memikirkannya.

"Bilang akan dipikirkan. Ini juga yang akan kita bahas di taskforce," tegas Menag. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel