Jateng targetkan 68 medali emas di Peparnas Papua

·Bacaan 2 menit

Jawa Tengah menargetkan memperoleh 68 medali emas pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua yang berlangsung mulai 6 November 2021.

"Kami menargetkan 68 medali emas di ajang Peparnas Papua," kata Sekretaris Umum NPC Jateng Priyano, ditemui di Jayapura, Papua, Kamis.

Target tersebut sama dengan perolehan medali Jateng pada Peparnas sebelumnya yang digelar di Jawa Barat pada 2016.

Baca juga: Prosesi kirab api masuki tahap akhir dan tiba di Stadion Mandala Jumat

Pada Peparnas di Jawa Barat, kontingen Jateng berada di peringkat kedua setelah tuan rumah dengan meraih total 199 medali, terdiri atas 68 emas, 74 perak, dan 57 perunggu.

Pada Peparnas Papua, Jateng mengirimkan kontingen dengan total 302 orang, terdiri atas 195 atlet dan sisanya adalah ofisial.

Dari 12 cabang olahraga yang dipertandingkan, kata dia, Jateng mengikuti 10 cabang olahraga, antara lain angkat berat, atletik, boccia, judo tunanetra, badminton, catur, menembak, dan tenis meja.

Ada dua cabang olahraga yang tidak diikuti, yakni sepak bola dan tenis lapangan.

Priyano memastikan para atlet sudah melakukan persiapan untuk mendulang medali pada ajang yang digelar di provinsi paling timur di Indonesia itu.

Baca juga: Sumut bidik 24 emas cabang para atletik di Peparnas Papua

Para atlet juga sudah melakukan cek dan berlatih di arena pertandingan untuk persiapan bertanding.

"Untuk saat ini, kami fokus ke acara opening ceremony (Peparnas) yang digelar besok (5/11) sore," jelasnya.

Peparnas Papua diikuti oleh 1.985 atlet penyandang disabilitas dari 34 provinsi yang akan berupaya mencetak sejarah sebagai yang terbaik.

Mereka akan berlomba untuk menyumbangkan keping medali bagi kontingen masing-masing pada Peparnas ke-16 yang digelar pada 6 - 13 November 2021.

Para atlet akan berlaga pada 12 cabang olahraga, terdiri atas angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja.

Baca juga: Lagu "Anak Medan" sambut kedatangan kontingen Peparnas Sumut di Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel